GMPI bahas makna kemedekaaan menurut anak muda

GMPI bahas makna kemedekaaan menurut anak muda

"Webinar series" ke 2 yang digelar GMPI bertema "Makna Kemerdekaan di Kalangan Anak Muda" di Jakarta, Minggu (15/8/2021). ANTARA/HO-GMPI

Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PP GMPI) membahas makna kemerdekaan Republik Indonesia menurut kalangan anak muda.

Ketua Umum PP GMPI Achmad Baidowi dalam webinar bertema "Makna Kemerdekaan di Kalangan Anak Muda" di Jakarta, Minggu, mengatakan kalangan muda memiliki cara pandang sendiri soal makna kemerdekaan.

Oleh karena itu, Achmad Baidowi, mengatakan webinar series ke 2 yang digelar GMPI soal makna kemerdekaan di kalangan anak muda menjadi ruang virtual bagi anak muda sendiri untuk memberikan kontribusi bagi masa depan bangsa.

"Mereka para anak muda ini memaknai kemerdekaan ini dengan caranya dan di eranya. Apalagi saat pandemi seperti ini anak-anak muda memiliki caranya sendiri dalam memaknai kemerdekaan," kata Awiek, yang juga Wakil Ketua Baleg DPR RI.

Sebagai generasi muda, Ketua Departemen Media Sosial PP GMPI Prisa Kirey mengatakan, arti kemerdekaan diambil dari kata Mahardika, yang artinya kuat, kaya dan sejahtera.

Baca juga: Berkat dan kekuatan Indonesia Raya

Baca juga: Kado HUT RI, Kementerian PUPR siap resmikan 4 bendungan dan 1 bendung

"Kuat dalam menangani masalah, kaya dalam berkreasi dan berinovasi serta memiliki wawasan yang luas dan sejahtera dan adil dalam berlaku terhadap masyarakat maupun sesama," tuturnya.

Narasumber lainnya, Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Akbarudin memaknai kemerdekaan sebagai pembebasan diri dalam meraih mimpi-mimpi besar yang sudah bertahun-tahun.

"Tidak sedikit dari kita memiliki mimpi-mimpi besar dalam hidup, namun tidak jarang berakhir di tengah jalan. Artinya, memaknai kemerdekaan adalah dengan tidak patah semangat dalam meraih mimpi-mimpi tersebut," ujarnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Hilal Faturahman, kemerdekaan yakni dengan merasa bebas untuk melakukan apapun untuk meraih apa yang dicita-citakan.

"Kita harus bisa show of pencapaian-pencapaian apa yang kita lakukan. Kita melakukan apa yang kita mau tentunya terhadap hal-hal yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang ada" ujarnya.

Baca juga: Harapan anak bangsa sebagai pelita untuk Indonesia

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021