Satgas: Minggu, kasus meninggal dunia tertinggi COVID-19 di Jawa Timur

Satgas: Minggu, kasus meninggal dunia tertinggi COVID-19 di Jawa Timur

Sejumlah tenaga kesehatan memberikan penghormatan dengan menabur bunga ke mobil jenazah mendiang bidan Sri Wahyuni di Puskesmas Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/7/2021). Penghormatan tersebut diberikan kepada bidan Sri Wahyuni yang meninggal dunia akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Seno/foc.

Jakarta (ANTARA) - Kasus meninggal dunia tertinggi akibat COVID-19 terdapat di Provinsi Jawa Timur, menurut data Satuan Tugas Penanganan (Satgas) COVID-19 yang dihimpun di Jakarta, hingga Minggu (25/7) siang.

Adapun angka kasus kumulatif meninggal dunia di Jawa Timur sebanyak 18.158 orang, dengan penambahan kasus dalam sehari sebanyak 318 orang.

Sedangkan kasus kumulatif meninggal dunia tertinggi kedua yakni di Provinsi Jawa Tengah, dengan total sebanyak 16.814 orang.

Dalam selang waktu sehari, menurut data satgas, Provinsi Jawa Tengah mengalami kenaikan angka kasus meninggal dunia sebanyak 264 orang.

Sedangkan di DKI Jakarta angka kasus kumulatif meninggal dunia hingga 11.439 orang. Angka kasus tersebut mengalami kenaikan 157 orang dalam sehari.

Keseluruhan jumlah kasus meninggal dunia akibat paparan COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 1.266 orang sehingga total korban jiwa di Indonesia sebanyak 83.279 orang.

Secara keseluruhan, angka pertambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 yakni 38.679 kasus sehingga total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia mencapai 3.166.505 kasus.

Sementara angka kesembuhan juga bertambah sebanyak 37.640 kasus, menjadikan angka kumulatif kasus sembuh sebanyak 2.509.318.

Baca juga: Luhut ungkap penyebab tingginya kasus kematian COVID-19

Baca juga: Pakar: Kasus kematian akibat COVID-19 jadi alarm kewaspadaan

Baca juga: Kematian COVID-19 naik, Thailand usulkan pembatasan lebih ketat

Baca juga: Rusia laporkan 21.665 kasus baru COVID, 619 kematian

 

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021