Lelang SUN serap Rp34 triliun

Lelang SUN serap Rp34 triliun

Ilustrasi - Sejumlah karyawan BNI mengamati harga Surat Utang Negara (SUN) di BNI Treasury, Jakarta, Selasa (8/6). Pemerintah menambah jumlah utang melalui lelang empat seri Surat Utang Negara (SUN)sebesar Rp6,35 trilliun dengan total penawaran Rp17,11 trilliun. FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo/Koz.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp34 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp95,55 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu, menyatakan realisasi lelang ini memenuhi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp33 triliun.

Untuk seri SPN03211021, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,000 persen.

Baca juga: Kemenkeu: seri SUN baru bantu tingginya penawaran lelang

Jumlah penawaran masuk untuk seri dengan tenor tiga bulan ini mencapai Rp7,66 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,00 persen dan imbal hasil tertinggi 3,2 persen.

Untuk seri SPN12220331, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,20340 persen.

Jumlah penawaran masuk untuk seri dengan tenor satu tahun ini mencapai Rp7,59 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,2 persen dan imbal hasil tertinggi 3,39 persen.

Baca juga: Lelang SUN serap Rp34 triliun

Untuk seri FR0090, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp9,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,34995 persen.

Jumlah penawaran untuk seri dengan tenor enam tahun ini mencapai Rp24,28 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,3 persen dan imbal hasil tertinggi 5,48 persen.

Untuk seri FR0091, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp10,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,35892 persen.

Jumlah penawaran untuk seri dengan tenor 11 tahun ini mencapai Rp30,81 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,29 persen dan imbal hasil tertinggi 6,5 persen.

Untuk seri FR0088, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,36608 persen.

Jumlah penawaran untuk seri dengan tenor 15 tahun ini mencapai Rp2,8746 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,33 persen dan imbal hasil tertinggi 6,47 persen.

Untuk seri FR0092, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp9,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,00981 persen.

Jumlah penawaran untuk seri dengan tenor 21 tahun ini mencapai Rp19,87 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,95 persen dan imbal hasil tertinggi 7,39 persen.

Untuk seri FR0089, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,88928 persen.

Jumlah penawaran untuk seri dengan tenor 30 tahun ini mencapai Rp2,45 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,85 persen dan imbal hasil tertinggi 7,00 persen.

Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Juli 2021 mencapai Rp432,24 triliun.
Pewarta : Satyagraha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021