Relawan milenial targetkan 1.000 orang mendapat vaksin pada 17-18 Juli

Relawan milenial targetkan 1.000 orang mendapat vaksin pada 17-18 Juli

Penggerak Relawan Indonesia Muda Arief Rosyid Hasan (tengah) berfoto bersama anggota relawan milenial lainnya saat menggelar vaksinasi COVID-19 bagi 1.000 orang pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum di SMP Negeri 229 Jakarta, Sabtu (17/7/2021). ANTARA/ HO-Dok. Pribadi.

Jakarta (ANTARA) - Kelompok relawan milenial yang tergabung dalam Relawan Indonesia Muda, menargetkan 1.000 orang pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum berusia muda di wilayah Jakarta mendapat vaksin COVID-19 pada 17-18 Juli 2021.

Vaksinasi yang dilakukan dengan dukungan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) itu dilaksanakan di SMP Negeri 228 Jakarta pada Sabtu (17/7) dan Masjid Agung Sunda Kelapa pada Minggu (18/7).

Baca juga: Wagub tinjau kegiatan vaksinasi DPP KNPI di Cut Meutia

“Kami tergerak untuk bersinergi melakukan vaksinasi ini sebagai bagian dari dukungan kami sebagai generasi muda untuk mempercepat proses vaksinasi menuju Indonesia Sehat, sehingga hidup bermasyarakat dapat kembali normal dan pemulihan ekonomi nasional dapat cepat terwujud,” kata Penggerak Relawan Indonesia Muda M Arief Rosyid Hasan di Jakarta, Sabtu (17/7).

Relawan Indonesia Muda, lanjut Arief, merupakan kumpulan organisasi kepemudaan, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa dan Organisasi Siswa Intra Sekolah di Jakarta.

Baca juga: IDAI Jakarta: Tak banyak ditemukan KIPI vaksinasi COVID-19 pada anak

Arief mengatakan bahwa gerakan itu merupakan salah satu bagian dari komitmen dan tanggung jawab generasi muda dalam mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19, yang mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia.

“Seluruh elemen masyarakat perlu bergerak bersama dalam penanganan pandemi ini, sehingga kita dapat cepat melalui pandemi,” ujarnya.

Baca juga: Polisi gelar vaksin dan bagi beras di Kebon Bawang Tanjung Priok

Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu juga mengajak peran pemangku kepentingan lainnya (stakeholders) dalam Masjid untuk bisa bermanfaat secara sosial ekonomi kepada masyarakat sekitar.

"Masjid adalah ujung tombak, mengingat Masjid tersebar di lokasi-lokasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," kata Arief.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021