Pemprov Jatim siapkan tiga pusat pengisian oksigen untuk masyarakat

Pemprov Jatim siapkan tiga pusat pengisian oksigen untuk masyarakat

Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono bersama Manager Operation East Java Area PT Pertamina Gas Gagan Suryanagara saat memberangkatkan dua truk oksigen dari PT Pertamina Gas untuk keperluan medis dan masyarakat Jatim dari Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu (17/04/2021) sore. (ANTARA/Fiqih Arfani)

Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan tiga lokasi pusat pengisian tabung oksigen untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami sedang siapkan sistemnya dan tidak lama lagi akan dibuka pusat pengisian tabung oksigen untuk masyarakat secara gratis," ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono di sela menerima bantuan CSR oksigen dari PT Pertamina Gas di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu sore.

Baca juga: Pemprov Lampung imbau perusahaan bantu jaga ketersediaan oksigen

Tiga titik yang menjadi pusat pengisian oksigen tersebut yakni di Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kantor Samsat Sidoarjo serta Kantor Samsat Gresik.

Heru Tjahjono menjelaskan sebelum ke pengisian tabung oksigen, masyarakat diharuskan mengisi data atau mendaftar secara daring.

"Secara teknis dan kepastiannya akan kami informasikan secepat mungkin," ucap mantan Bupati Tulungagung dua periode tersebut.

Baca juga: DBS donasikan 1.000 konsentrator oksigen tangani COVID-19 di Indonesia

Sementara itu, bantuan oksigen dari PT Pertamina Gas sebanyak 50 ton oksigen digunakan untuk keperluan medis di rumah sakit maupun warga Jawa Timur.

Menurut dia, saat ini oksigen banyak dibutuhkan masyarakat harus diprioritaskan untuk mendapatkannya, baik di rumah sakit maupun masyarakat umum.

"Semoga bantuan ini dapat membantu teman, saudara dan siapapun yang saat ini sedang berjuang melawan sakit akibat COVID-19," kata mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim tersebut.

Baca juga: Menko PMK dorong perguruan tinggi hasilkan oksigen konsentrator

Plh Sekdaprov juga berharap masyarakat yang sedang tidak membutuhkan untuk tidak ikut-ikut berburu tabung oksigen, terlebih menjualnya demi meraup keuntungan pribadi.

Di tempat sama, Manager Operation East Java Area PT Pertamina Gas Gagan Suryanagara mengatakan kondisi yang terjadi sekarang membuat semua pihak prihatin.

Baca juga: Pertamina siagakan tangki oksigen 20 ton di Asrama Haji Jakarta

Selain itu, kebutuhan oksigen juga diakuinya sangat mendesak sehingga Pertamina berinisiatif menyumbangkan untuk membantu masyarakat Jawa Timur.

"Semoga bisa bermanfaat dan harapan kami adalah sama, yaitu agar pandemi COVID-19 segera berakhir," tutur dia.

Baca juga: Kemenkes: Prioritas bantuan oksigen dari Singapura untuk Jawa-Bali
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021