Kantor Bupati Kepulauan Seribu tutup usai ASN positif meninggal

Kantor Bupati Kepulauan Seribu tutup usai ASN positif meninggal

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi saat berdiri di bawah pohon sakura di Kampung Jepang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (24/5/2021). ANTARA/Abdu Faisal

Jakarta (ANTARA) - Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menutup kantor penghubung di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara usai seorang aparatur sipil negara (ASN) terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia, Kamis (8/7).

Junaedi mengatakan Gedung Mitra Praja ditutup sementara sampai Senin (12/7) untuk menghindari terjadinya penularan dan akan dibuka kembali mulai Selasa (13/7).

"Iya (Gedung Mitra Praja tutup), ada yang meninggal. Yang meninggal ASN. Sekarang kami berkantor di Pulau Pramuka karena punya kantor dua," kata Junaedi saat dihubungi wartawan di Jakarta Utara, Jumat.

Junaedi memastikan pelayanan warga Kepulauan Seribu masih tetap berjalan normal, kendati Gedung Mitra Praja ditutup.

"(Pelayanan) tetap berjalan. Sekarang berkantornya di Pulau Pramuka sampai 13 Juli 2021," kata Junaedi.

Baca juga: Kepulauan Seribu siapkan implementasi PPKM Darurat

Junaedi mengatakan ikut berbelasungkawa terhadap keluarga ASN Kepulauan Seribu yang meninggal dunia tersebut.

Junaedi mengatakan pegawai tersebut dari bagian umum dan sehari-hari memantau manifes kapal.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu kini akan terus menggencarkan vaksinasi dan kegiatan 3T, yaitu pengecekan (testing), tracing atau pelacakan, dan penanggulangan (treatment).

Hal itu dilakukan guna menghindari penyebaran COVID-19 yang semakin masif.

"Sekarang sudah hampir 800 orang (warga yang terlacak positif COVID-19), tapi yang sembuh juga ada. Lihat di situs web saja. Terus juga ada vaksinasi yang sedang kami gencarkan," kata Junaedi.

Baca juga: Pemerintah memasukkan Kepulauan Seribu ke dalam level 4 PPKM Darurat

Pemerintah Kepulauan Seribu juga menyediakan lokasi isolasi terkendali bagi warga terkonfirmasi positif di setiap pulau.

Lokasi isolasi itu disebar di setiap pulau agar mudah diakses warga sekitar, di antaranya penempatannya di gedung sekolah, gelanggang olah raga, gedung SKKP dan gedung karang taruna.

"Jadi, di setiap pulau kami gunakan. Karena kalau tidak di setiap pulau, kami susah untuk mobilisasinya," kata Junaedi.

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021