Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Kudus meningkat

Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Kudus meningkat

Pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Humas Pemkab Kudus.

Kudus (ANTARA) - Jumlah pasien sembuh di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 4 Juli 2021, mencapai 12.164 pasien atau sebesar 83,35 persen dari total kasus terkonfirmasi positif penyakit virus corona (COVID-19) sehingga mengalami kenaikan dibanding pekan sebelumnya.

"Pekan sebelumnya tingkat kesembuhannya masih berkisar 80,18 persen setelah ada penambahan 211 penderita COVID-19 yang dinyatakan sembuh sehingga total menjadi 12.164 orang, sedangkan total mencapai 14.593 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo di Kudus, Senin.

Ia mencatat kenaikan persentase kesembuhan terlihat sejak pertengahan Juni 2021 yang awalnya 71,6 persen, kemudian sepekan kemudian naik menjadi 75,97 persen.

Setelahnya kembali naik karena pada akhir Juni 2021 tercatat sebesar 81,42 persen dan awal Juli 2021 juga naik menjadi 82,44 persen dan tanggal 4 Juli naik menjadi 83,35 persen.

Baca juga: RS rujukan di Kudus belum terima klaim penanganan pasien COVID-19

Baca juga: DPRD desak PT Samator prioritaskan kebutuhan oskigen medis untuk Kudus


Kabupaten Kudus mencatat tingkat kesembuhan pasien COVID-19 mencapai 89,39 persen pada akhir April 2021.

Untuk angka kematian juga masih berfluktuatif karena akhir Mei 2021 persentasenya sebesar 8,26 persen, kemudian 24 Juni 2021 turun menjadi 8,24 persen.

Akan tetapi, pada awal Juli 2021 angkanya naik menjadi 8,31 persen dan 4 Juli 2021 turun menjadi 8,2 persen.

Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri sudah berupaya maksimal mulai dari meminta masyarakat mematuhi prokes dengan operasi yustisi yang memaksa pelanggar membayar denda Rp50.000 hingga menutup semua objek wisata.

Pemerintah Pusat juga ikut turun tangan membantu menurunkan angka kasus COVID-19 yang lonjakannya sangat signifikan dari jumlah kasus aktif COVID-19 pada 20 April 2021 sebanyak 91 pasien, kemudian sempat melonjak menjadi 2.095 kasus dan saat ini turun menjadi 1.232 kasus.

Di antaranya, mulai dari bantuan vaksin COVID-19 untuk dilakukan percepatan agar terbentuk kekebalan kelompok, hingga bantuan personel dari TNI/Polri untuk memperketat pemberlakuan PPKM Mikro hingga terbaru PPKM darurat serta solusi bagi warga isolasi mandiri ditarik secara terpusat.*

Baca juga: Sinovac klaim vaksinnya efektif kurangi gejala Delta di Indonesia

Baca juga: Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Kudus capai 9.414 orang
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021