Airlangga harap forum Rusia-ASEAN untuk stabilitas keamanan

Airlangga harap forum Rusia-ASEAN untuk stabilitas keamanan

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri pertemuan daring forum Rusia-ASEAN di kantor DPP Golkar Jakarta, Selasa (29/6/2021). ANTARA/HO-Humas Partai Golkar/pri.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berharap kerja sama Partai Rusia Bersatu dan partai politik dari negara-negara ASEAN dalam forum Rusia-ASEAN berkontribusi untuk stabilitas keamanan dan kemakmuran.

"Suatu kehormatan bagi kami dapat bertemu di acara ini yang berdampak pada hubungan negara dalam memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral," ucap Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam pertemuan virtual dengan tema "Peran Kekuatan Politik Yang Bertanggung Jawab Rusia dan Negara-negara ASEAN dalam Memperkuat Arsitektur Keamanan dan Kerjasama di Kawasan Asia-Pasifik" sekaligus memperingati 25 tahun hubungan Rusia dan ASEAN.

Forum itu membuka dialog dalam menyelesaikan masalah global dan regional serta membuka kesempatan kerja sama ekonomi dalam segala bidang. Selain itu, juga kerja sama penanganan pandemik dan memastikan double track diplomacy berjalan dari sisi parpol.

Kerja sama Partai Rusia Bersatu dengan negara-negara ASEAN ini juga memperkuat strategi keamanan di kawasan regional Asia Pasifik. Kerja sama tersebut utamanya dilakukan antara Golkar dengan United Russia Party (Partai Rusia Bersatu).

Selain itu pertemuan ini juga merupakan bagian dari dialog ASEAN-Rusia yang telah berlangsung sejak 1996. Pertemuan antara partai politik ASEAN dan Partai Rusia Bersatu ini akan menjadi bagian dari hubungan bilateral antara negara-negara ASEAN di mana partai politik akan lebih efektif dalam melaksanakan kerja sama regulasi.

Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia memiliki hubungan erat dengan beberapa negara ASEAN yang tergabung dalam forum ini sebagai satu komunitas regional. Termasuk kerja sama di bidang perdagangan dan diplomasi politik yang sangat erat.

Ia juga menyatakan hubungan bilateral Indonesia-Rusia memiliki nilai strategis. Rusia adalah salah satu kekuatan dunia yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.

Kerja sama Indonesia-Rusia yang terjalin lama mampu mendukung stabilitas ekonomi kedua negara.

"Untuk itu, perluasan kerja sama melalui forum multilateral sangat diperlukan agar dapat mendukung stabilitas ekonomi negara-negara kawasan yang berdampak pada Indonesia dan kawasan sekitarnya," ujar Airlangga.

Untuk mewujudkan kemudahan berinvestasi di Indonesia, pemerintah telah membuat peraturan Omnibus Law, UU Cipta Kerja.

Baca juga: Airlangga minta kader Golkar berpartisipasi tanggulangi COVID-19

Baca juga: Anggota MPR apresiasi Jokowi tolak masa jabatan presiden tiga periode


"Peraturan tersebut merupakan inisiatif Golkar untuk memberikan kemudahan berusaha. Kami mengundang Anda untuk berinvestasi di berbagai bidang yang tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tetapi juga untuk meningkatkan pertumbuhan daerah serta mitra kami,” tutur Airlangga.

Menyikapi momentum pemulihan ekonomi pasca-COVID-19 yang berpotensi membuka kembali pasar terbuka dengan Rusia, Airlangga berharap negara-negara ASEAN melalui partai politik dapat menjadi bagian dari jembatan hubungan bilateral.

"Untuk Indonesia, berbagai kebijakan terkait pemulihan ekonomi telah disiapkan melalui regulasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi seperti PEN dan Omnibus Law untuk mempercepat dan mempermudah investasi," ungkap Airlangga.

Peran Rusia sangat diharapkan dalam membuka potensi investasi di Indonesia. Namun, Airlangga juga mengajak sesama negara ASEAN untuk dapat bersinergi dalam mewujudkan ketahanan ekonomi kawasan dalam menghadapi COVID-19.
Terkait vaksin COVID-19, Indonesia mengapresiasi vaksin Sputnik V yang merupakan bagian dari solusi penanganan COVID-19.

Ia berharap kerja sama lebih erat. Tidak hanya terkait pendistribusian vaksin tetapi juga kerja sama produksi vaksin antara industri farmasi-farmasi di berbagai negara dengan Sputnik V Russia dalam program joint production.

"Saya berharap pertemuan ini tidak hanya menjadi forum kerja sama antar-negara kawasan, tetapi juga forum yang dapat berkontribusi pada kemakmuran, keamanan, dan stabilitas antara ASEAN dan Rusia. Serta dapat berkontribusi pada pertukaran pandangan antar partai politik di ASEAN," ucap-nya berharap.

Terakhir, Airlangga juga memperkenalkan Partai Golkar Institute sebagai lembaga yang akan menjadi wadah untuk mempelajari berbagai bidang kebijakan publik guna mempersiapkan kader untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan dan memiliki wawasan intelektual dalam menjalankan kebijakan.

"Kami mengajak parpol dunia untuk bisa bertukar kader dan program di lembaga Golkar dengan berbagi pengalaman dan pemikirannya. Salam hangat kami untuk rakyat Rusia dan ASEAN," katanya.

Dialog virtual ini juga dihadiri Ketua Umum United Russia Party, Dmitry Medvedev, Presiden Laos Thongloun Sisoulith, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Sekretaris Eksekutif Partai Vietnam Vo Van Thuong, Presiden Partai Demokrat Filipina Manny Pacquiao, Presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi.

Dari jajaran Partai Golkar yang ikut hadir dalam acara pertemuan virtual di antaranya; Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum DPP Partai Golkar Dito Ganinduto, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasmiya dan Nurul Arifin, Ketua DPP Partai Golkar bidang MPO Meutya Hafid dan Ketua DPP Partai Golkar bidang Hublu Dave Laksono.
Pewarta : Fauzi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021