Persatuan Guru NU Jakarta buka magang ke Jepang untuk bidan

Persatuan Guru NU Jakarta buka magang ke Jepang untuk bidan

Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Direktur Utama DGII, dan Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung berpose usai menandatangani Memorandum of Understanding program magang bidang dan perawat di Jakarta, Sabtu (26/6/2021. ANTARA/HO-Humas Pergunu.

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama DKI Jakarta membuka program magang ke Jepang bagi mereka yang berlatar belakang pendidikan kebidanan serta keperawatan.

Ketua PW Pergunu DKI Jakarta Lutfi Hakim Wahid di Jakarta, Minggu, mengatakan program magang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja, tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga dilengkapi dengan keahlian-keahlian yang diperlukan di dunia kerja yang sesungguhnya.

“Para peserta magang akan menerima berbagai pelatihan dan pengetahuan sebelum diberangkatkan ke negeri sakura tersebut, di antaranya pelatihan bahasa Jepang, budaya, mental, kedisiplinan, dan Islam Aswaja an Nahdliyah," kata Gus Lutfi.

Baca juga: Pupuk Indonesia kembali gelar Program Magang Mahasiswa Bersertifikat

Program Magang Perawat dan Bidan ke Jepang ini disepakati dalam Memorandum of Understanding antara Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Direktur Utama DGII, dan Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung yang disaksikan beberapa dosen, orang tua mahasiswa dan Perwakilan PC Pergunu se-DKI Jakarta di PWNU DKI Jakarta, Sabtu (26/6).

"Kami membuka kesempatan bagi seluruh kader NU untuk mengikuti program magang perawat dan bidan ke Jepang ini," katanya.

Direktur Utama PT DGII Endraswari Safitri mengatakan ada dua program yaitu Internship (magang) dan Specified Skill Worker (Bekerja). Untuk Internship ditujukan bagi mahasiswa aktif yang akan mendapatkan penghasilan sekitar Rp14 juta,- per bulan.

Baca juga: Fasilkom UI luncurkan aplikasi WEB program magang kampus merdeka

“Keuntungan lainnya dalam program ini adalah mendapatkan pengalaman untuk hidup, bergaul dan berkarier di negara yang maju teknologinya," katanya.

Sementara Direktur Akademi Kebidanan Ar Rahmah Bandung Darmawangsa MM, mengatakan bahwa program ini sangat bagus di tengah pandemi.

“Alhamdulillah, yang sudah mendaftar ada 50 mahasiswa sedangkan target kami 100 mahasiswa. Ini merupakan terobosan baru bagi mahasiswa kami selain menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, di sisi lain mahasiswa akan mendapatkan income yang berguna bagi kesejahteraan hidupnya," ucapnya.

Baca juga: Kemenkop UKM gulirkan program magang untuk cetak wirausaha baru

Direktur Lembaga Media Production Pergunu DKI Jakarta Abdul Toha SH, menambahkan, program magang di Jepang merupakan upaya PW Pergunu DKI Jakarta ikut andil dalam mengurangi angka pengangguran selain itu program ini dapat menularkan etos kerja dan disiplin yang tinggi.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021