Disdik Makassar siagakan operator 24 jam sukseskan PPDB

Disdik Makassar siagakan operator 24 jam sukseskan PPDB

Ilustrasi - Calon siswa didampingi orang tuanya saat melakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi secara daring di salah satu rumah warga di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020). ANTARA/Arnas Padda/

Makassar (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar menyiagakan pegawainya khusus para operator yang akan bekerja selama 24 jam untuk menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Makassar yang akan dimulai 21-25 Juni 2021.

"Proses pendaftaran semuanya secara online (dalam jaringan) dan untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, maka kami menyiagakan staf operator untuk memantau prosesnya selama 24 jam," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Makassar Nielma Palamba di Makassar, Ahad.

Ia mengatakan, proses pendaftaran untuk peserta didik baru baru akan dimulai 21-25 Juni 2021 dengan dua jenjang pendidikan yakni sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Nielma mengatakan tenaga operator yang disiagakan itu akan bekerja 24 jam dengan sistem paruh waktu atau sif. Penyiagaan itu dilakukan agar proses penerimaan peserta didik baru tidak ada kendala.

Baca juga: Disdik Makassar buat 10 SMP baru selama empat bulan

Baca juga: Gubernur Sulsel: Jalur prestasi dorong siswa kerja keras


"Beberapa hari ini, kita tidak ada libur. Termasuk proses PPDB berjalan. Kita bekerja 24 jam untuk melayani masyarakat yang ingin mendaftar dan semuanya kami lakukan agar semuanya bisa sukses tanpa kendala," katanya.

Nielma menerangkan Disdik Makassar telah melakukan simulasi untuk melihat sejauh mana sistem bekerja. Jika dalam perjalanan ditemukan masalah, bisa segera diatasi. Sehingga, pelaksanaan PPDB tidak ada masalah nantinya.

"Yang paling utama bagi para orang tua yang akan mendaftarkan anaknya agar memastikan jaringan internetnya berjalan lancar," ucapnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Sahruddin Said mengingatkan kepada penyelenggara khususnya operator agar menjalankan proses PPDB ini secara jujur dan berkeadilan.

"Kami mengharapkan proses penerimaan tahun ini berjalan lancar dan jauh lebih baik dari tahun kemarin. Jangan ada operator yang memasukkan data fiktif," ucapnya.*

Baca juga: Disdik Sulsel dorong guru berinovasi maksimalkan pembelajaran daring

Baca juga: Pendaftaran tahap ke dua PPDB Sulsel dimulai

Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021