Boniperti, mantan pencetak gol terbanyak Juventus meninggal dunia

Boniperti, mantan pencetak gol terbanyak Juventus meninggal dunia

Arsip foto - Dalam file foto ini diambil pada tanggal 08 September 2011 Alessandro Del Piero (kanan) dan mantan penyerang Juventus yang menjadi Presiden Juventus, Giampiero Boniperti menghadiri upacara pembukaan Stadion Juventus yang baru di Turin. Giampiero Boniperti, presiden kehormatan Juventus, mantan pemain dan tokoh sejarah klub Turin meninggal pada 18 Juni 2021 dalam usia 92 tahun, klub mengumumkan di situsnya. ANTARA/Giuseppe CACACE / AFP/pri.

Jakarta (ANTARA) - Giampiero Boniperti, mantan penyerang Juventus dan salah satu pemain terhebat Italia, meninggal dunia di usia 92 tahun, demikian pernyataan klub Serie A itu pada Jumat.

Dilaporkan Reuters, Boniperti menghabiskan seluruh kariernya bermain di Juventus, memenangkan lima gelar Serie A serta dua gelar Coppa Italia antara 1946 dan 1961. Bersama dengan penyerang John Charles dan Omar Sivori, dia adalah bagian dari 'Magical Trio' klub.

Media Italia menyebutkan Boniperti meninggal dunia karena gagal jantung.

Baca juga: Juve, Barca dan Madrid dipastikan main di Liga Champions musim depan

"Dari atas sana, sekarang, ada bintang lain di cakrawala hitam dan putih yang bersinar, itu adalah Giampiero Boniperti, salah satu yang memberi paling banyak kepada Juventus,” kata klub yang bermarkas di Turin itu.

Boniperti merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Juventus selama lebih dari 40 tahun dengan 182 gol sampai Alessandro Del Piero memecahkan rekornya dengan 185 gol pada 2006. Ia juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Serie A pada musim 1947-1948 untuk 27 gol.

Boniperti juga mencetak delapan gol dalam 38 pertandingan untuk Italia dan bermain di Piala Dunia 1950 dan 1954. Selain itu dia juga berpartisipasi di Olimpiade Musim Panas 1952 bersama Azzuri.

Dia pensiun pada 1961 dan menjadi ketua kehormatan Juventus sepuluh tahun kemudian.

Baca juga: Juventus sepakat tunjuk Allegri untuk gantikan Pirlo
Pewarta : Gheovano Alfiqi/Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021