Warga pedalaman Lebak bersyukur jembatan gantung Ciberang rampung

Warga pedalaman Lebak bersyukur jembatan gantung Ciberang rampung

Masyarakat Banten merasa bersyukur pembangunan jembatan gantung Ciberang yang roboh akibat bencana alam kini rampung sehingga dipastikan kegiatan perekonomian warga kembali normal.

Lebak (ANTARA) -
Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Banten merasa bersyukur pembangunan jembatan gantung Ciberang yang roboh akibat bencana alam kini rampung sehingga dipastikan kegiatan perekonomian warga kembali normal.
 
"Kami sangat senang jembatan gantung yang menghubungkan antardesa bisa dilintasi roda dua dan roda empat," kata Sekertaris Desa Banjar Irigasi Kabupaten Lebak, Rohmat di Lebak, Selasa.
 
Pembangunan jembatan gantung itu diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
 
Saat ini, masyarakat sangat bersyukur pembangunan jembatan gantung yang vital untuk akses ekonomi dan kesehatan kembali rampung.

Baca juga: Bulan sabit merah UEA bangun jembatan gantung di Lebak

Baca juga: Warga Lebak minta jembatan gantung Ciwaru kembali dibangun
 
Jembatan gantung Ciberang itu dilintasi ribuan warga dari Kecamatan Lebak Gedong dan Cipanas.
 
Sebelumnya, kata dia, jembatan panjang 97 meter dengan lebar 2,5 meter roboh pada awal 2020 akibat diterjang banjir bandang.
 
Masyarakat setempat sempat membangun jembatan tersebut dengan bambu, namun kembali roboh diterjang banjir.
 
Warga kebingungan untuk membangun jembatan gantung Ciberang itu karena memakan biaya cukup besar.
 
Namun, beruntung ada tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) dari PT Bukaka Teknik Utama Tbk yang membangun jembatan gantung Ciberang itu.
 
Pembangunan jembatan gantung itu dikerjakan selama setahun dengan menghabiskan biaya Rp5, 7 miliar dan kini diresmikan, " katanya menjelaskan.
 
Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi kepedulian sosial PT Bukaka Teknik Utama yang membangun jembatan gantung Ciberang, sebab jika dibebankan ke daerah tentu tidak memiliki dana untuk pembangunan akibat keterbatasan APBD setempat.
 
Terdapat ratusan jembatan gantung di Lebak, sebagian rusak hingga roboh akibat diterjang bencana maupun dimakan usia.
 
Karena itu, pemerintah daerah berharap adanya kepedulian sosial dari berbagai perusahaan baik milik BUMN maupun swasta untuk membangun jembatan gantung.
 
"Kami minta warga agar memelihara dan merawat jembatan gantung Ciberang sehingga bisa bertahan lama, katanya.*
 
Pewarta : Mansyur suryana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021