Kepulauan Seribu kembangkan penginapan terapung

Kepulauan Seribu kembangkan penginapan terapung

Desain kawasan Hexagon yang direncanakan menjadi fasilitas umum dan sosial Pemkab Kepulauan Seribu. ANTARA/HO.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, bekerjasama dengan pihak swasta mengembangkan wisata apung di perairan kepulauan tersebut.

"Sengaja kami gencarkan guna meningkatkan kualitas wisata di Jakarta demi menambah daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara dengan membangun destinasi wisata baru," kata Direktur Utama PT Paramitra 1000 Wisata Nana Suryana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

PT Paramitra 1000 Wisata selaku pihak swasta akan mengerjakan proyek tersebut. Objek wisata baru yang dibangun dinilai akan menjadikan Kepulauan Seribu lebih atraktif di mata wisatawan.

Sarana wisata apung yang tengah dikembangkan, yakni "house floating boat" atau penginapan apung serta pengembangan penataan Kawasan Hexagon, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu.

Dia juga mengatakan pembangunan sarana wisata itu adalah salah satu upaya untuk menjadikan Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) maupun sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata Indonesia.

Nana juga mengatakan pihaknya telah menggelar rapat yang dilakukan secara daring dan dihadiri sejumlah pihak, mulai dari Dinas Perizinan DKI Jakarta, dinas terkait, TGUPP, Jakarta Investment Center (JIC), sejumlah biro di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Pemkab Kepulauan Seribu serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Rapat bersifat pendalaman maksud dan tujuan swasta dalam membangun penginapan terapung (house floating boat)," katanya.

Selain itu, rapat juga membahas tentang bentuk kerjasama, skema kerjasama dan sistem pengelolaan serta pembiayaan maupun investasi lainnya.

Terlebih kawasan Hexagon merupakan fasilitas umum dan sosial Pemkab Kepulauan Seribu, sementara pembangunan penginapan terapung berasal dari PT Paramitra 1000 Wisata.

Baca juga: Kepuluan Seribu gandeng swasta kembangkan Kawasan Wisata Strategis
Baca juga: Kepulauan Seribu gandeng swasta kembangkan potensi pariwisata


Selain itu, rapat juga membahas tentang dampak negatif yang muncul dari pembangunan ini, salah satunya ekosistem. “Karena itu kami siap memenuhi segala proses perizinan dari dinas terkait mulai dari provinsi hingga kementerian,” katanya.

Nana juga mengucapkan terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada PT Paramitra 1000 wisata untuk membangun kawasan wisata baru.

“Tentunya arahan serta petunjuk terkait teknis kegiatan dan pemenuhan perizinan maupun ketentuan lainnya, pasti akan segera kami urus dan penuhi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu membuka kesempatan kerja sama bagi pihak swasta dan masyarakat untuk mengembangkan potensi pariwisata yang belum terjamah di Kepulauan Seribu.

"Kami membuka kesempatan kepada masyarakat maupun pihak swasta berkolaborasi dan bekerjasama untuk menambah destinasi-destinasi wisata potensial yang ada di Kepulauan Seribu," kata Bupati Kepulauan Seribu Junaidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/6).

Junaidi menilai adanya mitra kerja sama akan mendongkrak kunjungan masyarakat ke kawasan Kepulauan Seribu yang tentunya membantu perekonomian masyarakat setempat.

Junaidi menyambut baik rencana pihak swasta yang telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi mengembangkan pariwisata Kepulauan Seribu.

"Kami tertarik dengan pola kerja sama dan rencana kolaborasi yang disampaikan PT Paramitra 1000 Wisata untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu," katanya.
Baca juga: Gulkarmat semprot disinfektan untuk kenyamanan wisatawan Pulau Seribu
Baca juga: Taman arkeologi Onrust di Kepulauan Seribu dibuka kembali untuk umum
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021