Desainer Indonesia gelar fashion show di sawah menyatu dengan alam

Desainer Indonesia gelar fashion show di sawah menyatu dengan alam

Indonesia Fashion Parade menampilkan pagelaran busana "When Culture Meet Nature" di tengah sawah. (ANTARA/HO/ Indonesia Fashion Parade)

Jakarta (ANTARA) - Para desainer Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Fashion Parade menggelar fashion show unik di tengah sawah untuk menyatu dengan alam dalam gelaran bernama “When Culture Meet Nature” di kaki Borobudur, Jawa Tengah, Senin.

Gelaran yang ciamik itu dipimpin oleh Executive Director Indonesia Fashion Parade Athan Siahaan bersama desainer kenamaan Indonesia lainnya seperti Ariesanthi, Lenny Hartono, Stefan Adji, Ucok M Sirait, Rachel Wang, Linda Susanti, Dimas Santoeso, dan Yayan Arsa.

Baca juga: Pemilik brand baju muslim Radwah meninggal dunia

Baca juga: Kemenperin jaring desainer muda lewat "Modest Fashion Project"

“Pagelaran ini memiliki pesan kita harus selalu menghargai akan dalam melakukan dan menciptakan sebuah karya. Karena Budaya yang arif tercipta dari alam yang kita jaga. Potensi Fesyen Nusantara di mata global sangat disambut antusias dan positif dengan sikap itu,” kata Athan dalam keterangannya, Senin.

Pagelaran digelar tepatnya di Svargabumi dengan hamparan sawah yang luas menampilkan busana yang dibuat dari kain khas tradisional Indonesia.

Dengan mengadakan pagelaran itu, para desain Indonesia ingin memberikan apresiasi pada Bumi Pertiwi lewat karya- karya mereka.

Sisi kain tradisional menjadi ciri khas yang ditonjolkan dalam acara itu, dengan harapan keragaman dan keunikan budaya Indonesia dapat bergema lewat fashion di kancah internasional.

Dalam pagelaran itu, Athan juga menghadirkan karyanya dengan tetap menunjukan kecintaannya pada Ulos. Ia menampilkan “The Queen of Toba” dan “When Ulos Meet Borobudur” dalam pagelaran kali ini.

Diharapkan dengan diadakannya pagelaran busana ini, makin banyak kegiatan serupa bermunculan yang dapat membantu pemulihan industri ekonomi kreatif di masa pandemi COVID-19 ini.

“Kami harap acara ini bisa menjadi role model untuk acara sejenisnya karena kami dapat menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama acara berlangsung. Lewat cara ini juga kami ingin meningkatkan potensi ekonomi kreatif khususnya industri fashion di tengah pandemi,” kata Athan.

Pagelaran busana di tengah sawah itu dapat disaksikan kembali di Youtube Channel Athan Siahaan.

Baca juga: Quadra siapkan 22 varian motif baru untuk desain interior

Baca juga: Central x Blibli Festive Ramadan 2021 gandeng desainer lokal
 

Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021