Dinkes DKI berkolaborasi dirikan posko layani informasi soal COVID-19

Dinkes DKI berkolaborasi dirikan posko layani informasi soal COVID-19

Sebuah pesan beredar melalui aplikasi percakapan Whatsapp yang menyatakan vaksin COVID-19 buatan Sinovac mengandung bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan merkuri (Foto Antara News Bali/antaranews.com/2020)

Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendirikan Posko Jakarta Tanggap COVID-19 dalam menanggulangi pandemi COVID-19 sebagai layanan informasi bagi warga seputar keterpaparan virus ini.

"Untuk mengoptimalkan layanan informasi itu, Dinkes DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pro Sehat dan Botika dalam memberikan pelayanan," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu.

Kerja sama dengan Pro Sehat yang merupakan salah satu platform digital kesehatan di Indonesia, dan Botika merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence) anak negeri, hadir dalam bentuk fitur Chatbot WhatsApp.

Fitur Chatbot WhatsApp di Posko Jakarta Tanggap COVID-19 memberikan akses bagi warga Jakarta terhadap informasi COVID-19 dengan menghubungi nomor 0813-883-76-955.

"Layanan Chatbot WhatsApp pastinya lebih memudahkan warga Jakarta untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait COVID-19. Terlebih, pada era teknologi seperti saat ini. Kami berharap warga bisa memanfaatkannya, sehingga lebih memahami terkait wabah COVID-19," ujar dia.

Adapun rincian informasi yang ditawarkan pada layanan ini, antara lain:
1. Skrining dan Rapid Test COVID-19;
2. Informasi Pemeriksaan Swab;
3. Info RS Rujukan;
4. Manajemen Pasien (Khusus Faskes dan Tenaga Kesehatan);
5. Konsultasi Chat Dokter (Pro Sehat);
6. Pertanyaan lainnya (Posko Dinkes DKI Jakarta).

Bagi warga yang membutuhkan informasi seputar COVID-19 di Jakarta akan dilayani langsung oleh Tim Posko Dinkes DKI Jakarta.

Selain itu, warga juga bisa mendapatkan layanan penapisan COVID-19, termasuk berkonsultasi dengan Dokter Pro Sehat secara langsung melalui live chat, fitur tersebut memungkinkan para pengguna berkonsultasi langsung dengan dokter tanpa harus keluar rumah.

Untuk layanan Chatbot dengan fitur penapisan COVID-19, lanjut Widyastuti, cara kerjanya dimulai dengan sistem memberikan pertanyaan umum terkait gejala.

Setelah semua pertanyaan terkait gejala terjawab, pengguna aplikasi akan mendapatkan hasil penapisan, dan mendapatkan saran lebih lanjut. Melalui Chatbot WhatsApp, pengguna aplikasi juga dapat mengetahui lokasi rumah sakit rujukan terdekat melalui sharing location via WhatsApp.

Selain fitur Chatbot tersebut, warga juga dapat menghubungi nomor kontak 112 dan 119 untuk mendapatkan bantuan terkait COVID-19.

Layanan nomor posko 0813-883-76-955 dan 0811-12-112-112, juga dapat dihubungi lewat telepon langsung maupun WhatsApp. Saat ini, sudah ratusan ribu pesan masuk ke nomor Posko Jakarta Tanggap COVID-19 di bawah Command Center yang beroperasi selama 24 jam setiap harinya.

"Kami di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat 3T (Testing, Tracing, Treatment) dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19. Kami juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk semakin giat meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat, serta selalu menerapkan 3M (memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak minimal 1 meter) saat kita sedang berada di luar rumah dan saat sedang berinteraksi dengan orang lain. Hindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas di luar rumah," ujar Widyastuti.
Baca juga: Pertamina Bina Medika IHC klarifikasi info vaksinasi RS Pelni
Baca juga: 2021 jadi tahun pandemi hoaks vaksin
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021