Jakarta kemarin, dari uji coba jalan layang cakung hingga soal SIKM

Jakarta kemarin, dari uji coba jalan layang cakung hingga soal SIKM

Sejumlah kendaraan melintas saat uji coba tahap pertama jalan layang (Flyover) Cakung di Jakarta, Senin (19/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba tahap pertama pada jalan layang yang mengubungkan kecamatan Cakung dengan kecamatan Duren Sawit itu mulai 19-24 April 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa di Jakarta dan sekitarnya dimonitor, direkam, kemudian disiarkan oleh tim redaksi Metropolitan Kantor Berita ANTARA pada Senin (19/4) dan masih layak dibaca untuk mengisi waktu pada Selasa.

Mulai dari informasi mengenai uji coba jalan layang Cakung, keadaan perekonomian Jakarta, kondisi pariwisata Ibu Kota, hingga soal persyaratan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) saat pemberlakuan pelarangan mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Berikut rangkuman informasi di Jakarta yang disiarkan ANTARA pada Senin (19/4):

1. Pemprov DKI resmi uji coba tahap pertama Jalan layang Cakung

Jakarta (ANTARA) - Pemprov DKI Jakarta secara resmi melaksanakan uji coba tahap pertama jalan layang atau "flyover" Cakung yang menghubungkan Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit mulai tanggal 19 sampai dengan 21 April 2021.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat ditemui di lokasi, Senin, mengatakan uji coba ini untuk mengetahui pergerakan kendaraan yang melintasi di jalan layang tersebut.

Selengkapnya di sini.

2. Imbas libur Paskah, pasien rawat inap Wisma Atlet meningkat

Jakarta (ANTARA) - Jumlah pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, meningkat 25 persen dari total kapasitas jika dibandingkan pada pekan lalu.

Komandan Lapangan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut Muhammad Arifin menyebutkan dalam dua hari pada akhir pekan lalu, okupansi atau keterisian pasien meningkat dari 21 persen menjadi 25 persen.

Selengkapnya di sini.

3. Pendapatan Jakarta 2020 sebesar Rp55,89 triliun

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa pendapatan Jakarta pada 2020 sebesar Rp55,89 triliun atau 97,66 persen dari target sebesar Rp57,23 triliun.

Besaran tersebut, diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp38,08 triliun, realisasi Dana Perimbangan sebesar Rp16,96 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp1,5 triliun.

Selengkapnya di sini.

4. Pariwisata DKI diproyeksi tumbuh 20 persen tahun ini

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memproyeksikan pariwisata di DKI Jakarta akan tumbuh sekitar 15 hingga 20 persen tahun ini jika COVID-19 terkendali.

"Mudah-mudahan jika kita bisa terus tekan angka penularan COVID-19 dan kita bisa buka terus kawasan pariwisata, sehingga kita lihat kenaikan 15-20 persen (dari saat ini)," kata Sandiaga, di Balai Kota Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini.

5. Sama seperti tahun lalu, pergerakan di Jabodetabek bisa tanpa SIKM

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan pergerakan orang di antara kawasan aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) bisa tanpa menggunakan surat izin keluar masuk (SIKM) seperti tahun sebelumnya.

"Dalam kawasan aglomerasi itu tidak diperlukan SIKM," kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021