Pasangan Delis-Djira menangi PSU Morowali Utara

Pasangan Delis-Djira menangi PSU Morowali Utara

Dr Delis Julkarson Hehi menyampaikan pidato kemenangan di depan pendukungnya usai penghitungan suara PSU Morut di Peboa, Senin (19/4) (Antaranews.com/Rolex Malaha)

Kolonodale (ANTARA) - Pasangan calon bupati/wakil bupati Morowali Utara Dr dr Delis Julkarson Hehi, MARS/H.Djira, SPd.MPd, meraih suara terbanyak dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Morowali Utara, Sulawesi Tengah, yang digelar di empat TPS, Senin.

Berdasarkan data formulir C1 KPU yang dihimpun dari keempat TPS itu, pasangan Delis/Djira (D1A) meraih 659 suara sedangkan pasangan Ho Liliana/Abudin Halilu (Handal) 574.

Sebelum PSU, pasangan Delis-Djira telah memiliki angka kemenangan sebanyak 599 suara, sehingga pasca-PSU ini, pasangan D1A mengoleksi angka kemenangan secara total 1.255 suara.

Ketua KPU Morut Yusri Ibrahim mengemukakan bahwa pihaknya menjadwalkan akan menggelar Rapat Pleno penetapan pemenang Pilkada Morut di Kolonodale pada 21 April atau paling lambat 23 April 2021.

Keempat TPS adalah TPS Desa Peboa, Kecamatan Petasia Timur dengan perbandingan perolehan suara paslon D1A dan Handal (128:320), TPS 1 Desa Menyoe, Kecamatan Mamosalato (262:46), TPS khusus 1 di lingkungan PT.Agro Nusa Abadi (ANA), anak perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional PT.Astra Agro Lestari Group (102:51) dan TPS khusus 2 PT.ANA (164:157)

Baca juga: KPU Sulteng cek kesiapan logistik PSU di Morowali Utara
 
Seorang karyawan PT.ANA memasukkan kertas suara usai mencoblos pada PSU Morut di TPS 2 ANA, Senin (19/4) (Antaranews.com/Rolex Malaha)


PSU Morowali Utara diselenggarakan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa hasil penghitungan suara KPU yang diajukan pasangan Ho Liliana/Abudin Halilu karena KPU tidak profesional menyelenggarakan Pilkada dan pihak PT.ANA dinilai membuat kebijakan internal yang menghalang-halangi karyawan untuk memberikan suaranya pada Pilkada 9 Desember 2020.

Dr Delis Julkarson Hehi, yang mantan anggota DPD RI 2014-2019 dalam pidato kemenangannya di Desa Peboa mengatakan kemenangan ini membuktikan bahwa kekuatan doa dan nurani mengalahkan kekuatan uang.

"Terima kasih kepada semua tim dan masyarakat atas doa, kerja keras dan air mata yang telah dikorbankan untuk berjuang bersama sehingga kemenangan ini bisa kita capai," ujarnya.

Baca juga: KPU Morut: Distribusi logistik PSU TPS terpencil melalui udara

Ia menghaturkan terima kasih kepada semua pihak mulai dari penyelenggara (KPU-Bawaslu), aparat keamanan, pemerintah daerah dan semua pihak terkait sehingga seluruh tahapan pilkada yang cukup melelahkan dan menguras tenaga dan pikiran seerta dana ini bisa diselesaikan.

Ia tetap menghimbau tim koalisi pengusung dan pendukung D1A serta para relawan untuk tetap mengawal hasil PSU ini sampai ada penetapan resmi oleh KPU Morut.

Di sela-sela pencoblosan, tiga TPS yakni TPS Pebooa dan PT.ANA dikunjungi Wagub Sulteng Rusli Dg Pallabi, Kapolda Sulteng, Danrem 132/Tadulako Palu, Kajati Sulteng, Penjabat Bupati Morut, serta komisioner KPU Pusat dan KPU Sulteng serta anggota Bawaslu Pusat dan Bawaslu Sulteng.

PSU berjalan tertib, aman, lancar dan demokratis dengan cuaca yang cerah, padahal sudah beberapa pekan ini, wilayah-wilayah PSU itu terus diguyur hujan lebat hampir setiap hari dengan tingkat partisipasi masyarakat 88,35 persen.

Baca juga: Astra Agro jamin bersikap netral dalam PSU Morowali Utara
 
Wagub Sulteng, Kapolda SUlteng, Danrem 132/Tadulako Palu, Penjabat Bupati Morut dan pejabat PTANA berbincang-bincang di sela peninjauan TPS PT.ANA pada PSU Morut di TPS 2 ANA, Senin (19/4) (Antaranews.com/Rolex Malaha)
Pewarta : Rolex Malaha
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021