Menkes: Papua harus waspadai tingginya kasus COVID-19 di Papua Nugini

Menkes: Papua harus waspadai tingginya kasus COVID-19 di Papua Nugini

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin (kiri) didampingi Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy (kanan). ANTARA/Hendrina Dian Kandipi/am.

Jayapura (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mewaspadai tingginya jumlah kasus terpapar positig COVID-19 di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

"Kami minta masyarakat Papua agar tidak sering menyeberang ke Papua Nugini (PNG) karena kasusnya sangat tinggi," katanya di Jayapura, Rabu.

Menurut Menkes  pihaknya berharap jenis virus COVID-19 di Papua Nugini tidak termasuk jenis yang ganas.

"Hal ini perlu diingatkan oleh Pemprov Papua bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan antara RI dan PNG," katanya.

Dia menjelaskan di awal sudah diketahui bahwa COVID-19 di Papua berasal dari luar wilayah "Bumi Cenderawasih" itu,  yakni dari Bogor, Jawa Barat dan Gowa, Sulawesi Selatan.

"Di mana seharusnya Papua tidak kena, akhirnya jadi kena atau ada warga yang terpapar," katanya.

Dia menambahkan yang ditakuti, virus COVID di PNG termasuk jenis yang ganas sehingga akan lebih membahayakan masyarakat di Papua.

"Sehingga kami minta Pemprov Papua lebih menjaga wilayah perbatasannya khususnya yang berbatasan dengan PNG," demikian Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga: Menkes Budi kunjungi Papua pantau pelaksanaan vaksinasi

Baca juga: Papua Nugini akan cabut "lockdown" meski kasus COVID-19 melonjak

Baca juga: Menkes harap tenaga medis di Papua terus jalankan protokol kesehatan

Baca juga: WNI di perbatasan RI-PNG diimbau dukung pencegahan COVID-19

 
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021