TNI-Polri tambah personel untuk pengamanan Katedral

TNI-Polri tambah personel untuk pengamanan Katedral

Situasi di Pos Pengamanan Paskah di Katedral, Jakarta Pusat, Kamis (01/04/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian dan TNI menambah jumlah personel sekitar 50 orang untuk penguatan pengamanan Katedral, Jakarta Pusat, pada pekan Hari Suci Paskah 1-4 April 2021, menyusul  serangan terduga teroris di Markas Besar Polri, Rabu (31/3).

"Pengamanan ini sebenarnya biasa kita laksanakan namun untuk yang sekarang kita lebih antisipasi dan waspada makanya ada penebalan anggota yang tahun lalu ada sekitar 100 anggota, tahun ini kita tambah 50 anggota," kata Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom saat ditemui di kawasan Katedral Jakarta Pusat, Kamis.

Ia menegaskan bahwa pihaknya lebih siap dan waspada terkait kemungkinan terjadinya tindakan yang mengarah pada radikalisme.

Ia menyebut, mereka yang dilibatkan dalam pengamanan adalah terdiri dari unsur gabungan sebanyak 150 personel dari TNI, Polri, Brimob dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Mereka akan berjaga selama empat hari, yakni pada Kamis Putih hingga Minggu Paskah pada 4 April 2021.

Komandan Kodim 0501 Jakarta Pusat Kolonel Infanteri Luqman Arief mengakui pengamanan di sejumlah gereja, terutama di titik rawan semakin diperketat pasca-serangan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Kita lakukan peningkatan kewaspadaan dan pendeteksian kejadian di tempat lain. Selain Katedral, akan dijaga juga, khususnya gereja yang melaksanakan ibadah," kata Luqman.

Baca juga: Ratusan personel gabungan TNI-Polri-Satpol PP jaga Katedral Jakarta
Baca juga: Ribuan personel disiapkan Pangdam Jaya untuk amankan Jumat Agung
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021