Ada 20 tambahan, positif COVID-19 di Siak-Riau tembus 2.524 kasus

Ada 20 tambahan, positif COVID-19 di Siak-Riau tembus 2.524 kasus

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dr Tonny Chandra.(FOTO ANTARA/Bayu Agustari Adha.

Siak, Riau (ANTARA) - Dinas Kesehatan Siak, Provinsi Riau menyatakan ada tambahan sebanyak 20 pasien positif COVID-19 baru sehingga secara keseluruhan jumlah totalnya naik menjadi 2.524 orang, yang sudah terpapar virus asal Wuhan, China itu.

"Dari informasi hingga hari Minggu (28/3) di Kabupaten Siak ada 20 penambahan kasus positif COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Siak, dr Tonny Chandra, di Siak, Senin.

Penambahan 20 kasus itu, kata dia, terdiri atas delapan orang asal Kecamatan Tualang dan tujuh dari Kecamatan Siak. Sedangkan sisanya dua dari Kecamatan Koto Gasib dan masing-masing satu dari Kecamatan Bunganya, Sabak Auh, dan Sungai Apit.

Ia menjelaskan dengan adanya penambahan itu maka total positif COVID-19 sudah 2.524 kasus dengan rincian 90 pasien dirawat di rumah sakit, dan isolasi mandiri sebanyak 43 orang. Sedangkan 2.326 sudah dinyatakan sehat dan sudah dipulangkan, sementara 65 orang meninggal dunia.

Pasien konfirmasi positif yang dirawat terbanyak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak sebanyak 38 orang. Sisanya masing-masing tujuh orang di RS Eka Hospital Pekanbaru, lima pasien di RS Santa Maria Pekanbaru, dan di RS Awal Bros dan RS Aulia Pekanbaru masing-masing satu orang, serta 30 orang menjalani isolasi di Asrama Haji Siak.

"Saat ini masih ada enam sampel lagi menunggu hasil, semuanya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak, terutama yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19 yang telah diambil uji usap," katanya.

Sementara untuk suspek sudah berjumlah 8.265 orang dan selesai isolasi pemantauan berjumlah 7.946 orang.

Dinkes tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19. Meskipun sebagian masyarakat sudah menerima vaksin COVID-19, namun tetap juga harus menerapkan protokol kesehatan.

"Intinya jangan sampai lengah dan tetap disiplin menjaga kesehatan," demikian Tonny Chandra.

Baca juga: Siak punya Laboratorium PCR, tes usap tak perlu ke Pekanbaru

Baca juga: Naik 400 persen, pihak swasta di Siak-Riau diminta siapkan isolasi

Baca juga: Bertambah 19, total 270 pasien COVID-19 Siak yang sembuh

Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Siak bertambah 14 jadi 429 orang
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021