Pemprov Papua imbau umat beragama tidak terprovokasi kasus bom Makasar

Pemprov Papua imbau umat beragama tidak terprovokasi kasus bom Makasar

Waki Gubernur Papua, Klemen Tinal. ANTARA/Hendrina Dian Kandipi/aa.

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengimbau masyarakat dan umat beragama di Bumi Cenderawasih agar tidak terprovokasi dengan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3).

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal di Jayapura, Senin, mengatakan pihaknya meminta masyarakat jangan terprovokasi tetapi sebaliknya menguatkan diri melalui doa.

"Terutama bagi umat Kristiani harus dapat menunjukkan serta mewujudkan kasih Tuhan," katanya.

Baca juga: Plt Gubernur Sulsel serahkan bantuan korban bom Makassar

Menurut Klemen, pemahaman atas kasih yang sempurna harus diterapkan dalam kondisi yang seperti ini, di mana harus tetap mengasihi seseorang yang melukai sesamanya.

"Kasih yang sempurna harus diterapkan dalam kondisi kini, bukan saja ketika situasi menyenangkan," ujarnya.

Dia menjelaskan umat beragama di Provinsi Papua harus menunjukkan kasihnya dan tidak boleh dipengaruhi isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

Baca juga: Kapolri harapkan masyarakat tetap tenang teror bom Katedral

"Apalagi menjelang Hari Paskah ini, maka kasih ini harus diwujudkan supaya menjadi contoh yang baik," katanya lagi.

Dia menambahkan bom bunuh diri di Makasar ini harus dimaknai sebagai pengingat agar tetap mengedepankan kasih yang sempurna.

Baca juga: Anggota Dewan dukung Polri berantas kelompok terorisme
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021