Basarnas berhasil evakuasi pendaki jatuh di jurang Gunung Lompobatang

Basarnas berhasil evakuasi pendaki jatuh di jurang Gunung Lompobatang

Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi Fahrul (36) seorang pendaki yang terjatuh di patahan jurang Gunung Lompobattang, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Basarnas Sulsel).

Makassar (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) Sulawesi Selatan akhirnya berhasil mengevakuasi seorang pendaki bernama Fahrul alias Allung yang terjatuh hingga terjepit di sela patahan jurang Pasar Sanjaya Pos 11, Gunung Lompobatang, Kabupaten Gowa.

"Tim SAR gabungan telah mengevakuasi korban ke luar dari jalur Pos 11. Saat ini tim telah berada di Pos 9," kata Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basaran) Sulawesi Selatan, Djunaidi, di Makassar, Senin.

Ia menjelaskan proses evakuasi korban tersebut berlangsung dramatis sejak Ahad (14/3) malam WITA.

Bahkan, tim berupaya keras mengeluarkan korban dengan kondisi cedera parah karena mengalami patah tulang. Selain itu, kondisi medan berkabut ketika korban diturunkan dari lokasi kejadian pada Senin pagi

"Walaupun medan yang cukup sulit, namun Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasinya. Saat ini kondisi di sana dilaporkan lagi kabut, tetapi tim kami tetap mengupayakan agar korban bisa sampai di posko dengan keadaan selamat," tambah Djunaidi.

Sebelumnya, berdasarkan laporan yang diterima posko SAR Bantaeng, terdapat enam orang pendaki dari komunitas Group Ultra Light mengalami masalah pada Jumat (12/3) dini hari.

Dari enam pendaki itu, satu orang di antaranya bernama Fahrul (36) dilaporkan terjatuh di patahan jurang gunung setempat.

Sedangkan lima orang rekannya masing-masing Samsir (29), serta Aco (28) diketahui warga Maros, selanjutnya Muhammad Iqbal (23), Andre Kalangi (23) warga Gowa dan Faisal Basri (25) merupakan warga Takalar, dikabarkan selamat.

Keenam korban tersebut memulai pendakian sejak Rabu (10/3) melalui jalur Bulu Baria, namun dalam perjalanan mengalami masalah, dan satu di antaranya terjatuh di jurang.

Korban pun masih bisa bertahan karena rekan-rekannya terus memantau perkembangan termasuk memberikan suplai makanan kepada korban.

"Informasinya Jumat dini hari kami diterima. Dari perkembangan laporan anggota potensi SAR, satu dari enam pendaki mengalami kecelakaan, terjatuh di jurang dan cedera alat gerak atas dan bawah," demikian Djunaidi.

Baca juga: Pendaki terjatuh di jurang Gunung Lompobattang, Basarnas kerahkan tim

Baca juga: Dievakuasi, pendaki di Gunung Bawakaraeng yang alami hipotermia

Baca juga: Jelang HUT RI, BPBD minta pendaki Gunung Bawakaraeng jaga kebersihan


Baca juga: Seorang pendaki meninggal di Gunung Bawakaraeng
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021