6.017 pegawai BPKP mendapat suntikan vaksin COVID-19

6.017 pegawai BPKP mendapat suntikan vaksin COVID-19

Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Murti Utami (kedua dari kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada pegawai BPKP di Kantor BPKP di Jakarta Timur, Senin (8/3/2021). (ANTARA/HO-Humas BPKP)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 6.017 pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang tersebar di 34 kantor provinsi di Indonesia mulai mendapat suntikan vaksin COVID-19 pada Senin.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh sebagaimana dikutip dalam siaran pers BPKP mengatakan bahwa sebanyak 2.850 dari 6.017 pegawai BPKP menjalani vaksinasi di kantor pusat BPKP di Jakarta dari 8 sampai 10 Maret 2021.

Yusuf mengatakan bahwa vaksinasi merupakan bagian dari upaya BPKP melindungi pegawai yang berinteraksi langsung dengan pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menjalankan tugas pendampingan dan pengawasan dari infeksi virus corona.

"Pegawai BPKP selaku auditor menjadi garda terdepan mengawal akuntabilitas keuangan negara, sehingga perlu memiliki perlindungan dalam menjalankan tugas," katanya.

Yusuf mengatakan bahwa BPKP juga melaksanakan pemeriksaan antigen untuk mendeteksi penularan COVID-19 pada para pegawainya.

Pemeriksaan sudah dilakukan pada 9.750 pegawai BPKP dan hasilnya menunjukkan 152 pegawai terserang COVID-19.

Pegawai BPKP yang terserang COVID-19 telah menjalani perawatan dan karantina dan sebagian di antaranya sudah sembuh.

Baca juga:
Sopir angkutan umum di Gresik divaksinasi COVID-19
Menkes: Laju vaksinasi COVID-19 naik pada semester kedua 2021
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021