Banadarlampung beri perpanjangan jam operasional toko modern

Banadarlampung beri perpanjangan jam operasional toko modern

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki saat dimintai keterangan. Senin. (8/3/2021). ANTARA/Dian Hadiyatna.

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung merevisi peraturan pemberlakuan pembatasan jam operasional usaha dengan memperpanjang waktu buka toko modern, swalayan, dan pusat perbelanjaan hingga pukul 21.00 WIB.

"Ini merupakan hasil evaluasi pengendalian COVID-19 dan masukkan yang kami terima dari masyarakat dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki, di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan bahwa tertanggal 8 Maret 2021 hingga waktu yang belum ditentukan jam operasional jenis usaha, seperti pusat perbelanjaan, swalayan dan toko modern yang sebelumnya hanya boleh buka hingga pukul 19.00 WIB sekarang diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.

Baca juga: PPKM Mikro Jakarta belum efektif tekan mobilitas warga

Kemudian, jenis usaha lainnya seperti karaoke, kafe, tempat hiburan malam, pub, biliard, panti pijat, diskotik dan pedagang kaki lima tetap diberikan waktu buka hingga pukul 22.00 WIB.

Dia berharap selama pemberlakuan jam operasional usaha dibuka, pengelola benar-benar menerapkan protokol kesehatan, baik untuk pengunjung ataupun karyawannya.

"Ini penting bahwa mereka harus mewajibkan memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan (5M), kepada karyawan ataupun pengunjung dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19," kata dia.

Ia mengatakan apabila ke depan didapati ada yang melanggar aturan protokol kesehatan tersebut akan dikenai sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

"Bila ada yang melanggar bisa kita sanksi pidana sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," kata dia.

Revisi pemberlakuan pembatasan jam operasional usaha di Kota Bandarlampung tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bandarlampung Nomor : 360/326/IV.06/III/2021.

Baca juga: Kemendes PDTT: Penyerapan Dana Desa PPKM Mikro baru 12 persen
Baca juga: Satgas harap kepatuhan larangan berpergian libur panjang pekan ini
Baca juga: Menko Airlangga jelaskan dampak PPKM terhadap ekonomi

 
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021