Pengamat nilai pengenalan kader PAN untuk Pilkada 2024 langkah baik

Pengamat nilai pengenalan kader PAN untuk Pilkada 2024 langkah baik

Sekjen PAN Eddy Suparno (paling kiri), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua dari kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (paling kanan), pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Ghazali Kota Bogor, Minggu, 15 November 2020. (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Bogor (ANTARA) - Analis Politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan pengenalan kader PAN guna mengikuti Pilkada 2024 yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Suparno sebagai langkah positif.

Sekjen PAN sebelumnya menyebut dua kader PAN yakni Bima Arya dan Desy Ratnasari disiapkan sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada 2024.

"Pernyataan Sekjen PAN itu langkah upaya menyampaikan keinginan partai ke publik. Ini menjadi langkah baik untuk memulai memperkenalkan kader dan sosialisasi," kata Pangi Syarwi Chaniago melalui telepon seluler, Sabtu

Menurut Pangi Syarwi, mengenalkan kader yang akan ikut Pilkada 2024 sejak jauh-jauh hari membuat kader tersosialisasi ke publik lebih awal.

Baca juga: Desy Ratnasari tak menolak dipasangkan dengan Ridwan Kamil di pilkada
Baca juga: Bima Arya sebut siap menjalani tugas partai
Baca juga: PAN dukung pemprov jual saham bir seiring pencabutan lampiran Perpres


"Masyarakat tidak kaget lagi, karena sejak sekarang sudah mulai diperkenalkan. Sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan popularitas dan elektabilitas kader," katanya.

Menurut dia, dalam pilkada, pemilih akan memilih calon kepala daerah dengan pertimbangan, popularitas, kemampuan, dan pengalaman.

"Kemampuan dan pengalaman ini menjadi kombinasi yang baik. Bima Arya ini menjadi wali kota Bogor dua periode. Desy Ratnasari juga anggota DPR dua periode. Ini bisa menjadi modal politik yang penting bagi Bima dan Desy," katanya.

Namun, Pangi mengingatkan bahwa Pilkada 2024 itu waktunya masih lama, tiga tahun lagi. "Terlalu dini untuk melihat peluang kandidat. Karena, dalam waktu tiga tahun ke depan masih banyak dinamika dan perubahan. Perkembangan politik masih sangat dinamis," katanya.

Menurut Pangi, selama tiga tahun ke depan, akan muncul peta politik baru dengan simulasi-simulai nama-nama baru, dan sebagainya. "Dinamikanya akan terus tumbuh dan berkembang. Jadi, terlalu prematur jika membicarakan calon untuk Pilkada 2024 dari sekarang," katanya.

Namun, sebagai wacana dari keinginan partai untuk memperkenalkan kadernya ke publik, menurut Pangi, sah-sah saja bahwa PAN ingin menunjukkan telah menyiapkan kadernya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Suparno mengatakan, PAN sudah memiliki kader potensial untuk disiapkan tampail pada pilkada DKI Jakarta dan pilkada Jawa Barat, pada pilkada serentak tahun 2024.

Menurut Eddy Suparno, Selasa (2/3), Wali Kota Bogor Bima Arya disiapkan menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta serta anggota DPR RI Desy Ratnasari disiapkan menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat, pada pilkada serentak 2024.
 
Pewarta : Riza Harahap
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021