Sepekan kriminalitas, koboi Daan Mogot hingga bentrok ormas

Sepekan kriminalitas, koboi Daan Mogot hingga bentrok ormas

Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta bersama dengan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menunjukan barang bukti berupa pistol airsoft gun dan pakaian TNI gadungan yang dipakai oleh KN (39) residivis penipuan yang berpura-pura menjadi paspampres untuk menipu korbannya, Selasa (2/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Berita sepekan kriminalitas menyorot seputar "koboi" penodong senapan di Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Selain itu, berita mengenai bentrok antar organisasi kemasyarakatan (ormas) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan akibat rebutan lapak pedagang tak luput menjadi sorotan.

Selengkapnya dapat Anda simak melalui tautan berikut,

Penodong di Daan Mogot ditetapkan sebagai tersangka

Polsek Cengkareng Jakarta Barat menetapkan penodong bersenjata senapan angin inisial F, di kawasan perumahan Grand Mansion, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta, Kamis (4/2) sore, sebagai tersangka.

Polisi periksa dua saksi penembakan kucing

Kepolisian Sektor Pulogadung, Jakarta Timur, telah memeriksa dua orang saksi terkait perkara penembakan terhadap kucing dengan senapan angin di Rawamangun.

Polisi temukan senapan angin paspampres gadungan

Polres Metro Jakarta Pusat juga menemukan senapan angin "airsoft gun" dari tersangka diduga anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) gadungan berinisial KN (39) yang juga seorang residivis penipuan.

Polsek Gambir periksa penipu hipnotis PPSU

Kepala Kepolisian Sektor Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta mengatakan masih melanjutkan pemeriksaan terhadap penipu yang diduga menghipnotis pegawai Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di daerah Cideng, Gambir.

Bentrok ormas di Lenteng Agung

Situasi terkini di dekat Stasiun Lenteng Agung, Kota Jakarta Selatan, Kamis, terpantau kondusif setelah sehari sebelumnya (Rabu, 3/2) terjadi bentrok antar organisasi masyarakat (ormas) karena rebutan lapak pedagang.

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021