Pemkot Jakpus siapkan nakes pantau warga yang isolasi di lima GOR

Pemkot Jakpus siapkan nakes pantau warga yang isolasi di lima GOR

Pekerja menyiapkan tempat isolasi di Gedung Balai Latihan Kesenian Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2021). Seiring meningkatnya kasus positif COVID-19 di Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengalihfungsikan lima GOR dan satu gedung kesenian untuk dijadikan tempat isolasi pasien OTG COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau warga yang tengah menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif COVID-19 namun tidak bergejala di lima Gelanggang Olah Raga (GOR)  Jakarta Pusat.

"Kami siapkan petugas tenaga kesehatan dari puskesmas untuk memantau para warga yang melakukan isolasi di GOR. Penanganannya sama seperti warga yang isolasi mandiri di rumah," kata Erizon saat dihubungi, Selasa.

Baca juga: Sudah 158 jasad dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Bambu Apus

Erizon mengatakan tidak ada petugas yang secara khusus berada di GOR karena keterbatasan tenaga, namun dipastikan pemantauan dari petugas kesehatan dilakukan setiap hari sampai masa isolasi warga selesai dilakukan.

"Mereka yang isolasi di GOR kan tanpa gejala, pemantauan pun tidak seintensif untuk pasien COVID-19 yang bergejala. Selama ini juga seperti itu untuk penanganan pasien tanpa gejala. Meski tidak ada yang stand by di tempat namun kita tentu berikan pelayanan semaksimal mungkin," ujar Erizon.

Oleh karena itu, Erizon tidak menyebutkan jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di GOR karena jumlahnya situasional dan dapat berubah mengikuti kebutuhan.

Baca juga: 8000 tenaga kesehatan Jakarta Pusat sudah divaksin COVID-19

"Sistem pemantauannya mobile karena kan nakes kita di puskesmas terbatas, tugasnya pun beragam mulai dari tracing hingga pemantauan jadi disesuaikan di lapangan," kata Erizon.

Jika nantinya ditemukan warga yang bergejala maka dipastikan akan dirujuk untuk penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan dengan tingkat yang lebih tinggi.

Sebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana untuk menggunakan lima GOR dan satu Gedung Kesenian sebagai sarana isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala.

Baca juga: DKI Jakarta harus memakamkan sekitar 190 jenazah per hari

Fasilitas itu disediakan bagi warga yang tidak memiliki cukup ruang untuk keluarganya yang terpapar COVID-19 melakukan isolasi mandiri.

6 titik yang akan digunakan untuk mengisolasi pasien COVID-19 itu adalah GOR Kebon Jahe, GOR Cempaka Putih, GOR Kemayoran, GOR Johar Baru, GOR Senen, dan Gedung Kesenian Tanah Abang.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya pernah juga menggunakan fasilitas GOR dan Gedung Kesenian untuk mengisolasi warga yang menunggu hasil tes usap RT PCR saat mendapatkan hasil pemeriksaan tes cepatnya reaktif.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021