ACT-PJB bantu korban bencana Sulbar

ACT-PJB bantu korban bencana Sulbar

Direktur Marketing ACT Jatim Rohadi menerima secara simbolis bantuan dari Plt Dirut PJB Sugiyanto di Surabaya, Selasa (19/1/2021). ANTARA/HO-ACT Jatim.

Surabaya (ANTARA) -
Organisasi nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT)  Provinsi Jawa Timur bersama Lazis PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) memberangkatkan truk bantuan dan ambulans ke Sulawesi Barat untuk meringankan beban korban bencana alam di wilayah itu.
 
Direktur Marketing ACT Rohadi di Surabaya Selasa mengatakan donasi akan didistribusikan melalui tiga posko yang ada di Sulawesi Barat, yaitu Posko Induk Makassar, Posko Induk Palu dan Posko Wilayah Mamuju.

Baca juga: ACT Sulteng terjunkan relawan dan bantuan untuk korban gempa Sulbar
 
"Truk bok berisi ratusan paket pangan, obat-obatan dan perlengkapan lain untuk bayi dan lansia," katanya dalam keterangan tertulis.
 
Ia mengemukakan, ambulans prehospital yang dikirimkan dilengkapi alat yang cukup dalam rangka menunjang pertolongan pertama pada tanggap bencana.
 
Ia menjelaskan, truk dan ambulans tersebut diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: ACT aktif salurkan bantuan seiring meningkatnya aktivitas Merapi
 
Menurut dia, awal tahun 2021, Indonesia dihadang bencana di berbagai daerah seperti gempa bumi di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, Manado, dan beberapa wilayah di Pulau Jawa, erupsi Gunung Semeru, longsor di Jawa Barat serta ancaman virus corona atau COVID-19 yang masih merebak.
 
"Situasi ini memberikan tekanan bagi masyarakat Indonesia yang terdampak bencana," katanya.
 
Sementara itu, Plt Dirut PJB Sugiyanto mengatakan pihaknya juga mengirimkan bantuan bagi korban banjir di Kalimantan Selatan yang akan diimplementasikan oleh ACT Cabang Kalimantan Selatan.

Baca juga: ACT dan Rumah Zakat sediakan makanan gratis di Posko Antem Mortem
 
"Ini adalah pemberangkatan pertama dari program kapal kemanusiaan yang akan memuat lebih banyak bantuan. Ini adalah bentuk kepedulian direksi PJB atas bencana gempa Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan. Insya Allah tahap kedua akan disalurkan lagi lewat ACT," ujarnya.
 
Hingga saat ini, sekitar 300 ribu relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) terus bergerak untuk membantu para penyitas bencana dengan melakukan beragam aksi yang dibutuhkan.
 
Misalnya, Search and Rescue (SAR), layanan medis, pendistribusian bantuan pangan untuk meringankan beban saudara terdampak bencana.
Pewarta : Indra Setiawan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021