Partisipasi pemilih pada Pilkada Banjarmasin hanya 56,13 persen

Partisipasi pemilih pada Pilkada Banjarmasin hanya 56,13 persen

KPU Banjarmasin gelar rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada 2020.(Antaranews Kalsel/Sukarli)

Banjarmasin (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin menyebutkan, partisipasi pemilih pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 hanya sebesar 56,13 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 448.157 pemilih.

"Pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada ini hanya sebanyak 251.460 suara atau persentasenya 56,13 persen dari DPT," ujar anggota KPU Kota Banjarmasin Syafruddin Akbar di Banjarmasin, Rabu.

Menurut dia, persentase pemilih yang datang ke TPS untuk menyalurkan suaranya baik memilih wali kota dan wakil wali kota serta gubernur dan wakil gubernur tersebut jauh dari target.

Baca juga: Partisipasi pemilih Pilkada Depok naik 6,64 persen

"Padahal kita targetkan mencapai 75 persen," paparnya.

Sebab kalau berkaca pada Pemilu legislatif dan Pemilu presiden pada 2019 lalu, ungkap Syafruddin Akbar, jumlah pemilih yang hadir sebesar 82 persen.

"Kenapa kita turunkan persentasenya, karena di masa pandemi COVID-19 ini, tentunya kondisinya berbeda," terangnya.

Dan memang terjadi demikian, ujarnya, di mana Pilkada pada masa pandemi COVID-19 ini, banyak pemilih yang enggan datang ke TPS, tentunya takut tertular virus, meski pelaksanaannya sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Ditambah lagi di hari pencoblosan itu hujan turun, sangat berpengaruh juga partisipasi mau datang masyarakat ke TPS," tuturnya.

Selain itu, ujar Syafruddin Akbar, ada juga pengaruhnya dengan undangan bertulis ada waktu kehadiran datang ke TPS.

"Mungkin saat jadwalnya ke TPS sesuai waktu undangan itu, dia lagi sibuk atau apa hingga lewat waktu, jadi urung pergi ke TPS," bebernya.

Dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat Kota Banjarmasin untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta wali kota dan wakil wali kota, Selasa (15/12), pasangan H Ibnu Sina dan H Arifin Noor meraih suara terbanyak untuk Pilwali Banjarmasin.

Sementara itu, untuk Pilgub Kalsel dimenangkan Prof H Denny Indrayana dan H Difriadi Derajat dengan selisih tipis 4.108 suara dari lawannya H Sahbirin Noor dan H Muhidin.

Baca juga: Partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2020 di Sulbar tertinggi nasional
Baca juga: Partisipasi pemilih Pilkada Bantul di atas target nasional

Pewarta : Sukarli
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020