Kriminal sepekan, didominasi pemberitaan FPI dan Rizieq Shihab

Kriminal sepekan, didominasi pemberitaan FPI dan Rizieq Shihab

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc/pri.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa kriminalitas di wilayah DKI Jakarta terjadi dalam sepekan pada Senin (7/12) hingga Sabtu (12/12) telah disiarkan oleh redaksi Metropolitan Kantor Berita ANTARA dan layak dibaca kembali untuk informasi akhir pekan Anda.

Dimulai dari enam orang anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) ditembak mati, hingga Imam Besar FPI Rizieq Shihab ditahan atas tindak pidana kerumunan di Petamburan.

Berikut dihadirkan beberapa berita kriminal yang paling banyak menyita perhatian dalam sepekan terakhir. Klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1. Enam pengikut Rizieq Shihab ditembak mati

Petugas Polda Metro Jaya menembak enam orang pengikut Rizieq Shihab lantaran melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang bertugas penyelidikan.

"Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia sebanyak enam orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.

2. Polisi: Senpi dalam baku tembak di jalan tol milik anggota FPI

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa senjata api yang disita polisi usai baku tembak di Tol Cikampek pada Senin (7/12) dini hari adalah milik anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menyerang polisi.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus setelah pihak FPI membantah anggotanya mempunyai senjata api.

"Saya pertegas di sini bahwa penyidik sudah mengumpulkan bukti yang ada bahwa senjata api itu pemiliknya adalah pelaku yang melakukan penyerangan," kata Yusri di Polda Metro Jaya.

3. Penyebar hoaks pengawal Rizieq tidak bawa senpi bisa dipidana

Polda Metro Jaya mengancam memidanakan pihak yang menyebarkan berita bohong atau hoaks bahwa laskar FPI pengawal Rizieq Shihab tidak membawa senjata api.

"Jangan menyebarkan berita bohong, bisa dipidana nanti," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa.

4. Lima jenazah pengikut Rizieq dimakamkan di Megamendung

Panglima Laskar Pembela Islam DPP FPI Ustad Maman menyatakan lima jenazah pengikut Rizieq Shihab dimakamkan di Megamendung, Bogor.

"Satu jenazah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan sendiri," kata Maman kepada Antara di Jakarta, Rabu dini hari.

5. Polisi buka "hotline" laporan kasus pengawal Rizieq Shihab

Badan Reserse Kriminal Polri menyiapkan nomor khusus untuk pelaporan (hotline) bagi masyarakat yang mempunyai informasi terkait kasus baku tembak antara pengawal Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dengan anggota Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12) dini hari.

"'Hotline' yang kami siapkan dengan nomor 081284298228," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Polda Metro Jaya, Kamis.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
6. Kapolda Metro: Tidak boleh ada ormas tempatkan diri di atas negara

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan tidak boleh ada organisasi masyarakat (ormas) atau kelompok yang boleh menempatkan dirinya di atas negara.

"Tidak ada satu kelompok atau ormas yang menempatkan dirinya di atas negara, apalagi ormas tersebut melakukan tindak pidana," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jumat.

7. Polisi sebut Rizieq akan langsung ditangkap usai diperiksa

Polisi akan langsung menangkap Habib Rizieq Shihab (HRS) setelah yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka di Polda Metro Jaya.

"Kita akan periksa yang bersangkutan sebagai tersangka dan kemudian kita akan lakukan penangkapan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Sabtu.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020