1,6 juta pemilih di Karawang tentukan calon bupati pilihannya

1,6 juta pemilih di Karawang tentukan calon bupati pilihannya

Ketua KPU Karawang Miftah Farid. ANTARA/HO-KPU Karawang/am.

Karawang (ANTARA) - Sebanyak lebih dari 1,6 juta pemilih di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap menentukan calon bupati pilihannya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum setempat Miftah Farid di Karawang, Rabu, mengatakan jumlah warga yang terdata dalam daftar pemilih tetap Pilkada Karawang mencapai 1.643.490 orang.

Sebanyak 823.722 orang di antaranya berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan pemilih berjenis kelamin perempuan mencapai 819.768 orang. Mereka tersebar di 309 desa/kelurahan sekitar Karawang.

"Pada Pilkada Karawang kali ini, kami menyiapkan 4.451 TPS (tempat pemungutan suara)," katanya.

Baca juga: Layanan Samsat se-Jadetabek diliburkan
Baca juga: Pilkada Surabaya, Wali Kota Risma 20 detik di bilik suara
Baca juga: Calon Bupati Pasaman Barat tidak terdaftar di DPT pilkada setempat


Farid menyampaikan, pihaknya menargetkan 77 persen partisipasi pemilih pada Pilkada Karawang yang digelar Rabu ini.

Menurut dia, target partisipasi pemilih pilkada itu cukup realistis saat pandemi COVID-19. Untuk mencapai target partisipasi pemilih itu pihaknya telah melakukan serangkaian sosialisasi ke berbagai kalangan atau komunitas masyarakat.

Sementara itu, Pilkada Karawang diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Di antaranya pasangan Yesi Karya Lianti dan Adly Fayruz yang diusung PDIP, PBB, PAN dan PPP.

Kemudian pasangan Cellica Nurrachadiana dan Aep Syaepuloh yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PKS dan NasDem serta pasangan Ahmad Zamakhsyari dan Yusni Rinzani yang diusung Partai Gerindra, PKB dan Hanura.

Saat ini masing-masing pasangan calon sedang menggelar kampanye. Karena sesuai tahapan Pilkada Karawang, masa kampanye berlangsung mulai 26 September hingga 5 Desember 2020.
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020