Kemensos kucurkan bansos senilai Rp2,5 miliar di Pacitan

Kemensos kucurkan bansos senilai Rp2,5 miliar di Pacitan

Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Hotman simbolis menyerahkan bansos sembako "Kemensos Hadir" ke warga prasejahtera Sosial (LKS) di Pacitan.ANTARA/HO-tim Kemensos RI.

Pacitan, Jatim (ANTARA) - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) belasan ribu paket sembako dalam penanganan pandemi COVID-19 senilai Rp2,5 miliar di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu.

Mewakili Menteri Sosial RI, Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Hotman menyerahkan bansos sembako "Kemensos Hadir" tersebut ke perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di kota kelahiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

"Bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah melalui Kementerian Sosial terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban bapak dan ibu," ucap Hotman dalam pidato sambutannya.

Baca juga: Kemensos salurkan bansos Rp2,6 miliar untuk warga Kabupaten Malang

Acara digelar di aula Dinas Sosial Kabupaten Pacitan. Bansos diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan serta perwakilan lima dari 29 LKS yang ada di kota pesisir selatan bagian barat Jatim tersebut.

Total ada sebanyak 12.700 paket sembako yang dikucurkan. Bantuan sosial senilai Rp2,54 miliar itu selanjutnya akan disalurkan ke warga Pacitan yang prasejahtera maupun yang terdampak pandemi COVID-19, melalui 29 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang ada di Kabupaten Pacitan.

Hotman berharap bansos yang diberikan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Hotman simbolis menyerahkan bansos sembako "Kemensos Hadir" tersebut ke perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Pacitan, Sabtu (5/12/2020) (Ist/foto HO tim Kemensos RI)


Kementerian Sosial memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan dan terdampak COVID-19, baik yang berupa program reguler maupun program khusus penanganan dampak pandemi COVID-19, seperti program keluarga harapan (PKH), program sembako atau bantuan pangan nontunai (BPNT), bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan sosial Beras.

"Kita menyadari bahwa program pemerintah bagi masyarakat terdampak COVID-19 harus didukung oleh semua pihak. Rasa kepedulian terhadap sesama dan saling membantu dan berbagi, sangat diperlukan saat ini. Dengan semangat kesetiakawanan sosial, kita mengajak masyarakat untuk saling membantu," ujar Hotman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi VIII Ina Amalia, tim teknis Menteri Bidang Penanganan Fakir Miskin Angga Arrasyid, staf ahli Bupati Pacitan, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan. (*)

Baca juga: Kemensos pastikan penyaluran bansos 2021 sesuai jadwal
Baca juga: Kemensos tingkatkan cakupan data penerima bantuan sosial DTKS
Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020