Sebanyak 10 anggota KPPS terpapar COVID-19

Sebanyak 10 anggota KPPS terpapar COVID-19

Petugas KPPS lakukan simulasi pemungutan suara di akhir November lalu. (istimewa)

Balikpapan (ANTARA) - Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Balikpapan mengabarkan ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Linmas maupun Pengawas TPS yang menjalani uji usap (swab) beberapa hari lalu dan 10 dinyatakan positif COVID-19.

Ketua Satgas Wali Kota Rizal Effendi di Balikpapan, Jumat, memastikan 10 orang yang positif tersebut tidak akan bertugas pada pilkada 9 Desember 20201920

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada KPU Kota Balikpapan untuk mengganti yang terkonfirmasi positif agar layanan pilkada tetap bisa maksimal. Yang bersangkutan sendiri harus menjalani perawatan di rumah sakit jika bergejala atau bisa juga karantina mandiri

“Kami melacak lagi, termasuk bagaimana keadaannya sekarang, apakah mereka bergejala atau tidak. Kalau bergejala harus masuk rumah sakit. Kalau tanpa gejala dia harus isolasi,” kata Wali Kota Rizal.

Baca juga: Positif COVID-19 di Balikpapan tercatat 13 kasus pada awal November

Baca juga: Ketua KPU Balikpapan positif COVID-19, jadwal debat belum diputuskan

Di sisi lain, Rizal menambahkan kemungkinan jumlah yang positif masih bisa bertambah. Karena laporan sementara masih ada yang menjalani tes usap. “Masih 2-3 hari baru diterima semua hasilnya, bisa jadi bertambah,” ujarnya

Sebelumnya Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, seluruhnya ada 742 orang yang menjalani tes cepat dua kali dan hasilnya reaktif kemudian diminta melakukan tes usap.

“Dari data yang kami terima hasilnya reaktif,” ujar Juliarty. Sejak Selasa dan Rabu, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan telah memberikan kesempatan kepada mereka yang hasil reaktif dua kali untuk melakukan tes usap. Ada 638 orang yang tes usap.

"Kemarin kami membuka layanan usap untuk 742 orang ini dan yang datang sudah 390 orang. Yang sudah ada hasilnya sebanyak 248 orang saat pemeriksaan swab hari ini,” ujar Juliarty.

Total yang sudah lakukan uji usap 638 orang, berarti masih ada 104 orang yang belum datang dalam dua hari ini,” demikian dr Juliarty.*

Baca juga: Satgas COVID-19 segera tracing yang terlibat acara debat kandidat

Baca juga: Wali Kota Balikpapan minta pendemo jalani rapid test

Pewarta : Novi Abdi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020