BRI pastikan sektor UMKM kembali bangkit setelah ada vaksin COVID-19

BRI pastikan sektor UMKM kembali bangkit setelah ada vaksin COVID-19

Pimpinan Wilayah BRI Banjarmasin yang meliputi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Hery Santoso. (antaranewskalsael.com/bayupratama)

Banjarmasin (ANTARA) - Manajemen Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Banjarmasin meyakini sektor UMKM segera bangkit setelah ada vaksin COVID-19. 

"Kehadiran vaksin dampaknya akan cukup kuat dan pasti ada progres yang baik terhadap pertumbuhan UMKM. Mudah-mudahan pemerintah segera mewujudkan vaksin yang ditunggu-tunggu itu," kata Pimpinan Wilayah BRI Banjarmasin yang meliputi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Hery Santoso, Jumat.

UMKM yang paling terdampak pandemi COVID-19 di antaranya UMKM bidang kepariwisataan, transportasi, dan hiburan.

Orang tentu akan berfikir untuk dapat memenuhi kebutuhan primer, seperti kebutuhan konsumsi sehari-hari, dibandingkan dengan jalan-jalan, berdarmawisata dan hiburan.

Makan saja cukup seadanya, tidak berlebih-lebihan yang penting memenuhi standart gizi yang diperlukan.

Itulah kondisinya yang terjadi saat ini, ekonomi jadi lesu UMKM juga kurang bersemangat.

Apabila vaksin sudah ada, dapat dipastikan semangat dan aktivitas masyarakat akan kembali naik. Sehingga UMKM bergairah kembali melakukan aktivbitasnya

Meski demikian, Hery tetap optimistis hingga Desember penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp6,29 triliun untuk 561.900 debitur atau UMKM tercapai hingga 100 persen.

"Kami menargetkan minggu kedua Desember 2020, realisasi penyaluran KUR bisa selesai 100 persen," kata Hery sebelumnya.

KUR  dibagi tiga yaitu, KUR Kecil, KUR Mikro dan KUR Super Mikro, untuk KUR Kecil hingga saat ini realisasinya mencapai Rp724 miliar, KUR Mikro realisasinya sebesar Rp4,3 triliun, sedangkan KUR Super Mikro terealisasi sebesar Rp259 M.

Langkah strategis mewujudkan keyakinan tersebut, di antaranya seluruh tenaga marketing dari segmen lain diperbantukan untuk menggarap KUR Mikro, dan KUR Super Mikro maupun KUR Kecil, dengan harapan selesai sebelum akhir tahun.

"KUR bagi BRI sangat penting untuk mengangkat usaha mikro, karena tulang punggung ekonomi Indonesia adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga untuk memulihkan ekonomi, kita dorong KUR bisa terserap oleh UMKM," katanya.

Hery yakin, kalau UMKM bangkit, ekonomi Indonesia juga akan bangkit.
Pewarta : Imam Hanafi
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020