Kendalikan banjir, Pekanbaru petakan drainase dan anak sungai

Kendalikan banjir, Pekanbaru petakan drainase dan anak sungai

Kondisi di Jalan Dipponegoro Pekanbaru, Rabu sore (25/11/2020). ANTARA/Riski Maruto/am.

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memetakan drainase dan anak sungai guna pembuatan rencana induk pengendalian banjir saat musim penghujan.

"Saat ini konsultan masih bekerja melakukan pemetaan dan menghitung jumlah drainase dan anak sungai di Kota Pekanbaru," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Rabu.

Melalui peta drainase dan anak sungai ini, ke depannya tim menggesa rencana induk  pengendalian banjir dikarenakan saat ini sudah masuk musim penghujan.

"Tim juga melakukan penghitungan drainase yang tidak berfungsi. Sejumlah wilayah banjir pun dipetakan ulang kembali," katanya.

Sejauh ini, kata dia, Dinas PUPR Kota Pekanbaru mendata ada sebanyak 115 titik rawan banjir yang tersebar hampir di 12 kecamatan.

Maka, lanjut dia, penyelesaian pembuatan rencana induk pengendalian banjir saat ini digesa dan nyaris rampung.

"Rencana induk pengendalian banjir ditargetkan rampung akhir tahun ini. Jika sudah selesai, itu sebagai panduan kita bekerja mengatasi masalah banjir," katanya.

Sementara untuk jangka pendek untuk penanganan banjir musim penghujan ini, PUPR hanya dapat melakukan normalisasi drainase dan anak sungai.

"Sebanyak lima tim diturunkan setiap hari dalam normalisasi drainase. Mereka juga melakukan pengerukan terhadap anak sungai menggunakan alat berat untuk melancarkan aliran air," katanya.

Saat ini ketika hujan mengguyur Kota Pekanbaru selama sekitar 30 menit maka beberapa ruas jalan akan tergenang air hingga kedalaman sekitar 20 cm, dan hal itu merisaukan pengguna kendaraan. Genangan air itu terjadi akibat drainase yang tidak berfungsi secara maksimal, demikian Indra Pomi Nasution.

Baca juga: Untuk atasi banjir, Kota Pekanbaru perlu tambahan waduk

Baca juga: Banjir jadi persoalan serius Pekanbaru yang segera diatasi

Baca juga: Pengamat: Pemerintah Kota Pekanbaru belum optimal atasi banjir

Baca juga: Seorang ibu warga Pekanbaru tewas terseret arus banjir
Pewarta : Vera Lusiana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020