Warga Magetan sembuh dari COVID-19 capai 535 orang

Warga Magetan sembuh dari COVID-19 capai 535 orang

Ilustrasi - Wanita tua memakai masker N95 untuk melindungi virus Covid-19. ANTARA/Shutterstok/pri.

Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyatakan jumlah warga setempat sembuh dari infeksi virus corona bertambah lima orang, sehingga totalnya mencapai 535 orang per Senin ini.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, tambahan lima pasien sembuh tersebut berasal dari sejumlah kecamatan di Magetan.

Baca juga: Pemkab Magetan laporkan delapan pasien sembuh dari COVID-19

"Kabar baik kami sampaikan, yakni lima warga Magetan dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan nihil kasus konfirmasi baru pada Senin 23 November 2020," ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Saif Muchlissun dalam keterangannya di Magetan, Senin malam.

Sesuai data, lima pasien sembuh pada Senin (23/11) berasal dari pasien nomor 540 asal Kecamatan Panekan, pasien nomor 554 warga Kecamatan Maospati, pasien nomor 578 warga Kecamatan Panekan. Serta pasien nomor 579 dan 586 keduanya merupakan warga Kecamatan Kawedanan. 

Baca juga: Warga Magetan sembuh dari COVID-19 capai 480 orang

Baca juga: Sembuh dari COVID-19 Indonesia Senin tambah 4.198, positif 4.442 orang


Meski pasien sembuh terus bertambah, Pemkab Magetan meminta warganya tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan karena COVID-19 masih ada.

"Melihat perkembangan data yang ada, kami tidak bosan-bosannya untuk terus mengajak warga Magetan tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-9," kata Muchlis yang juga sebagai Jubir Satgas COVID-19 Magetan itu.

Dengan tambahan lima kasus sembuh, maka hingga Senin ini terdapat 599 warga Magetan terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah tersebut, 535 orang sembuh, 31 orang meninggal, dan 33 orang lainnya dalam perawatan serta isolasi.

Baca juga: Warga Magetan terinfeksi COVID-19 capai 572 orang

Baca juga: Magetan catat tiga kasus baru COVID-19 menjadi 564 orang


 
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020