Jumlah wisatawan ke Pulau Komodo mulai melonjak dalam 3 bulan terakhir

Jumlah wisatawan ke Pulau Komodo mulai melonjak dalam 3 bulan terakhir

Pengunjung menyaksikan sejumlah komodo di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama/pri.

Kupang (ANTARA) - Balai Taman Nasional Komodo mencatat kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo selama tiga bulan terakhir ini mulai Agustus-Oktober 2020 sebanyak 5.719 orang.

"Biasanya setiap hari rata-rata 400 orang mengunjungi pulau Komodo, tetapi karena COVID-19 kawasan ditutup. Sekarang sudah dibuka kembali dan jumlah kunjungan wisatawan mulai ada peningkatan," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara, Kamis.

Dia mengemukakan hal itu kepada ANTARA terkait perkembangan kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dibuka kembali untuk umum sejak awal Agustus 2020.

Baca juga: Kunjungan ke Pulau Komodo dibatasi hanya 50.000 wisatawan per tahun

Menurut dia, tren kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo untuk melihat biawak raksasa itu terus mengalami peningkatan.

Pada bulan Agustus 2020 Balai Taman Nasional Komodo mencatat jumlah kunjungan ke Pulau Komodo hanya 251 orang, pada September meningkat menjadi 1.804 orang dan menjadi 3.555 orang pada Oktober 2020.

Dari total wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo itu, sekitar 90 persen merupakan wisatawan domestik dan sisanya merupakan wisatawan mancanegara.

Baca juga: Pemprov NTT: Wisata Pulau Komodo dan Pulau Padar bersifat eksklusif

Wisatawan mancanegara ini, kata dia, adalah mereka yang tidak sempat kembali ke negara asal mereka karena adanya COVID-19.

Dia berharap mulai Januari 2021, kunjungan wisatawan ke pulau itu kembali berangsur normal.

Apalagi Pemerintah Indonesia telah mempersiapkan pelaksanaan protokol kesehatan, keselamatan, dan keamanan, di Labuan Bajo, untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Baca juga: Tak ada pembangunan "Jurassic Park" di Pulau Rinca
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020