Antisipasi banjir, saluran inlet 4 Tanjung Priok dikeruk

Antisipasi banjir, saluran inlet 4 Tanjung Priok dikeruk

Pasukan biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Utara membersihkan saluran inlet 4 di Kecamatan Tanjung Priok, guna antisipasi banjir dan genangan, Ahad (15/11/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Utara)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara mengeruk saluran inlet 4 di Kecamatan Tanjung Priok, untuk mengurangi genangan dan banjir di Jalan Raya Gaya Motor dan sekitarnya, Ahad.

"Kegiatan pengerukan melibatkan pasukan biru dari Sudin Sumber Daya Air, Sudin Lingkungan Hidup, dibantu warga serta pemangku kepentingan terkait," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Utara, Suroto di Jakarta. 

Ia menjelaskan, total ada 150 orang yang terlibat dalam pengerukan saluran sepanjang 2,7 kilometer itu dan melintasi tiga kelurahan, yakni Warakas, Sungai Bambu dan Papanggo.

Ia menyebutkan pengerukan ini bagian dari program gerebek lumpur dalam rangka penanggulangan banjir dan genangan.

"Kami harap pengerukan lumpur dan sampah di sepanjang saluran inlet 4 dapat meminimalisir genangan air di Jalan Raya Gaya Motor dan lokasi lainnya yang melewati tiga kelurahan tersebut," kata Suroto.

Ia menyebutkan, pengerukan lumpur dan sampah di saluran inlet 4 membutuhkan waktu selama satu bulan.

Pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2020 atau awal Januari 2021.

"Diharapkan akhir Desember atau awal Januari sudah selesai sehingga kalau turun hujan aliran airnya bisa lancar," ujarnya.

Menurut dia, saluran inlet 4 di Kecamatan Tanjung Priok termasuk tulang punggung untuk mengalirkan air menuju Danau Sunter Utara atau Danau Cincin.

Sebelum dilakukan pengerukan, kondisi saluran mengalami pendangkalan sehingga membuat aliran air cepat penuh terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

"Kita keruk dan bersihkan dari pendangkalan, barangkali ada sesuatu yang menghambat derasnya air dari atas ke bawah. Pengerukan ini akan dikerjakan sampai tuntas untuk mengurangi genangan air di sejumlah lokasi," kata Sartono.

Adapun kegiatan gerebek lumpur di saluran inlet 4 Kecamatan Tanjung Priok ini dilakukan secara kolaborasi dengan pihak terkait, salah satunya sektor swasta, yakni PT Astra Internasional.

Environment and Social Responsibility Division Astra, Fadel Muhammad, menambahkan, kolaborasi ini sebagai langkah antisipasi bersama dengan pemerintah kota meminimalisir genangan dan banjir pada musim hujan.

"Beberapa perusahaan di bawah kami, juga ikut bekerjasama dengan Pemkot Jakut dalam kegiatan gerebek lumpur sebagai langkah antisipasi meminimalisir genangan air di musim penghujan," katanya.

Ia menyebutkan, sebenarnya masing-masing grup Astra mempunyai pompa air tapi tidak cukup sehingga membutuhkan pengerukan lumpur dan juga penambahan pompa tersendiri.

Saluran inlet adalah bukaan atau lubang dari sisi-sisi jalan yang berfungsi untuk menampung dan menyalurkan limpasan air hujan yang berada di sepanjang jalan menuju ke saluran.

Baca juga: Wagub DKI pastikan pencegahan banjir berjalan optimal
Baca juga: Pemkot Jakut perkuat kolaborasi untuk atasi banjir
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020