IHSG menguat seiring perbaikan kinerja emiten dan pengembangan vaksin

IHSG menguat seiring perbaikan kinerja emiten dan pengembangan vaksin

Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Jakarta, Jumat (6/11/2020). IHSG ditutup menguat 75,203 poin atau 1,43 persen ke level 5.335 pada penutupan perdagangan saham Jumat (6/11). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka menguat seiring perbaikan kinerja emiten dan pengembangan vaksin.

IHSG dibuka menguat 12,82 poin atau 0,23 persen ke posisi 5.475,56. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,43 persen (0,63 persen) menjadi 869,40.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Indonesia, Alfiansyah dalam risetnya di Jakarta, Rabu mengemukakan bahwa IHSG melanjutkan rally kenaikan, pergerakan IHSG salah satunya dipengaruhi oleh kinerja emiten domestik.

"Pasar melihat bahwa sepertinya fase terburuk performa emiten sudah terlewat, kinerja emiten mulai membaik pada kuartal ketiga sehingga menumbuhkan harapan perbaikan pada kuartal keempat 2020," katanya.

Ia menambahkan adanya proses perbaikan ekonomi atau pembalikan arah (turning point) dari aktivitas ekonomi nasional turut menjadi faktor pendorong IHSG. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III -2020 tercatat lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 12,82 poin

"Seluruh komponen pertumbuhan ekonomi baik dari sisi pengeluaran dan produksi mengalami peningkatan. Perbaikan kinerja perekonomian didorong juga oleh peran stimulus fiskal atau dari instrumen APBN dalam penanganan pandemi COVID-19 lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," paparnya.

Dari eksternal, ia menyampaikan, pengembangan vaksin yang diklaim sudah dekat menambah optimisme bagi investor untuk masuk ke pasar saham.

"Pfizer Inc mengumumkan bahwa vaksin yang diproduksinya bersama dengan BioNTech memiliki efektivitas 90 persen terhadap virus corona," katanya.

Ia menambahkan pasar juga mengapresiasi program Presiden AS terpilih Joe Biden untuk mendorong penggunaan energi terbarukan, kondisi itu dapat mendorong arus investasi ke Indonesia terutama terkait nikel yang dipakai untuk kendaraan listrik.

Sementara itu, bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 323,10 poin atau 1,30 persen ke 26.325,67, indeks Hang Seng naik 24,18 poin atau 0,09 persen ke 26.325,67, dan indeks Straits Times melemah 22,95 poin atau 0,85 ke 2.682,05.

Baca juga: IHSG ditutup naik hampir 2 persen dipicu sentimen vaksin

Baca juga: IHSG terus naik ikuti penguatan bursa AS dan Eropa

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020