Balitbangtan lepas benih kedelai berbiji besar dan produksi tinggi

Balitbangtan lepas benih kedelai berbiji besar dan produksi tinggi

Areal budidaya kedelai dengan benih varietas unggul Denasa 1 dan Denasa 2 hasil pengembangan Badan Litbang Pertanian (Antara/HO-Badan Litbang Pertanian)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) pada Oktober 2020 melepas dua varietas unggul kedelai yakni varietas Denasa 1 dan Denasa 2.

Peneliti Balitkabi, Gatut Wahyu Anggoro melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, menyatakan kedua varietas kedelai yang dilepas merupakan varietas berbiji besar, produktivitas tinggi dan toleran naungan.

"Varietas ini potensial untuk dikembangkan di lahan yang ternaungi sehingga dapat meningkatkan produksi kedelai nasional," ujarnya.

Baca juga: Balitbangtan terapkan Teknologi RAISA di food estate Kalimantan Tengah

Menurut dia kedelai yang baru dilepas memiliki kelebihan dari varietas yang dirilis sebelumnya yaitu varietas Dena 1 dan Dena 2.

Salah satunya adalah bobot biji yang tergolong berukuran besar, karena berat bobot per 100 biji mencapai 18 gram atau di atas klasifikasi ukuran biji yang telah ditentukan yaitu lebih dari 14 gram.

Varietas Denasa 1 dan Denasa 2, lanjutnya, mempunyai potensi hasil rata-rata 3,42 ton/ha dan 3,43 ton/ha, rata-rata hasil masing-masing 2,25 dan 2,31 ton/ha.

Baca juga: Balitbangtan bantu teknologi irigasi hemat air petani bawang Bantul

Berat bobot per 100 biji varietas Denasa 1 sebesar 18,19 gram dan Denasa 2 beratnya sebesar 18,55 gram, selain itu, kedua varietas tersebut memiliki ketahanan terhadap kerebahan tanaman.

Sementara, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry kedua varietas yang baru dilepas merupakan wujud komitmen Balitbangtan dan solusi terhadap meningkatnya permintaan bahan baku kedelai saat ini.

"Saya berharap kedua varietas unggul baru kedelai tersebut dapat segera berkembang dan dimanfaatkan oleh petani dan industri," ujarnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan), Priatna Sasmita dengan melepas kedua varietas unggul tersebut sudah pas, karena akhir-akhir ini kebutuhan akan komoditas kedelai terus meningkat.

"Diharapkan kedua varietas unggul baru kedelai yang baru dilepas dapat meningkatkan produksi kedelai kedelai serta membawa kesejahteraan bagi petani dan pelaku industri," katanya.

 
Pewarta : Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020