Bupati Bogor terima penghargaan perempuan pejuang di masa pandemi

Bupati Bogor terima penghargaan perempuan pejuang di masa pandemi

Bupati Bogor Ade Yasin saat menerima penghargaan perempuan pejuang di masa pandemi COVID-19 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bogor.

Cibinong, Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Ade Yasin menerima penghargaan sebagai perempuan pejuang di tengah pandemi COVID-19 dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat dalam Women Expo KNPI Jabar 2020.

"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada semua pihak yang mendukung, termasuk keluarga dan seluruh rekan kerja, semoga ke depannya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Ade Yasin usai menerima penghargaan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis.

Ia mengakui bahwa capaian tersebut bukan atas kerjanya sendiri atau "one women show", karena selain pemerintah ada juga kolaborasi dengan berbagai unsur, seperti swasta, akademisi, masyarakat, dan media.

Ia menyebutkan bahwa penentu daya saing suatu negara yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas, dan kemampuan atau keterampilan.

Baca juga: Ade Yasin libatkan santri kampanye prokes di 1.404 pesantren Bogor

Menurut dia, separuh pembangunan di wilayahnya berkat peran perempuan, karena komposisi jumlah penduduk laki-laki dan perempuan hampir imbang.

"Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya untuk melindungi hak dan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan manusiawi," katanya.

Ade Yasin juga berharap, partisipasi kaum perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Bogor terus meningkat.

"Saya akan terus mendorong kaum perempuan agar meningkatkan kapasitasnya, mengeksplorasi dirinya lebih luas, dan berpartisipasi dalam politik dan pembangunan agar aspirasinya didengar dan kepentingannya diakomodir dalam tatanan sosial ekonomi masyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata katanya.

Baca juga: Ade Yasin ingin perempuan Kabupaten Bogor 'melek' politik
Baca juga: Temui pendemo, Bupati Bogor redam aksi ribuan buruh
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020