Tempat wisata siap terapkan protokol kesehatan jelang libur panjang

Tempat wisata siap terapkan protokol kesehatan jelang libur panjang

Ilustrasi- Pengunjung diwajibkan menggunakan masker di salah satu tempat wisata Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah tempat wisata di Provinsi Lampung siap menjaga pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat menjelang libur panjang.

"Menjelang libur panjang, kami sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi salah satunya dengan mempersiapkan penerapan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung," ujar Manajer Pemasaran Lembah Hijau Yudi Indra Irawan, saat dihubungi di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan, selain menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung, pengelola tempat wisata juga mempersiapkan pemeriksaan berkala bagi petugas tempat wisata.

Baca juga: Wali Kota: Wisata di Bandarlampung boleh buka tapi prokes harus jalan

"Kita periksa semua karyawan, dan untuk pengunjung semua akan dicatat nama, alamat, dan pelat kendaraan untuk mempermudah penelusuran kasus oleh dinas terkait bila ada yang terkonfirmasi positif COVID-19," ujarnya.

Menurutnya, persiapan penerapan protokol kesehatan telah dilakukan sejak tiga bulan lalu.

"Kita tidak mau jadi klaster baru, jadi kita sudah siapkan semua sarana cuci tangan, marka jalan untuk pengunjung, hingga kita datangkan dokter untuk melakukan pemeriksaan berkala kepada petugas tempat wisata," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh marketing Slanik Waterpark Lampung Selatan, Ratna.

Baca juga: Libur panjang, Kawasan Kesultanan Banten siap patuhi prokes COVID-19

"Menjelang libur panjang protokol kesehatan kita perketat untuk pengunjung maupun karyawan, wajib masker, cuci tangan, cek suhu kita terapkan dengan ketat," katanya.

Ia menjelaskan, selain itu diterapkan pula pembatasan jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari kapasitas untuk mencegah adanya kerumunan.

"Karena disini merupakan wisata air, kita perketat lagi untuk kapasitas pengunjung hanya boleh 50 persen tidak lebih, dan bila ada pengunjung menunjukkan gejala ke arah COVID-19 tentu kami persilakan untuk tidak memasuki tempat wisata," ujarnya.

Menurutnya, pengetatan penerapan protokol kesehatan secara konsisten oleh tempat wisata selama libur panjang merupakan salah satu komitmen untuk menjaga pengunjung aman dari COVID-19.

#satgascovid19
#ingatpesanibu

Baca juga: Lolos prokes, Satgas Batang rekomendasikan lima tempat tujuan wisata
Baca juga: Tempat wisata di Bogor wajib batasi 50 persen jumlah pengunjung
Baca juga: Yogyakarta intensifkan pemantauan protokol kesehatan di tempat wisata
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020