Penumpang KM Sabuk Nusantara 83 diimbau jalani tes usap di RS terdekat

Penumpang KM Sabuk Nusantara 83 diimbau jalani tes usap di RS terdekat

KM Sabuk Nusantara 80 tampak sedang memasuki Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan dalam posisi siap sandar. Selain Sabuk Nusantara 80, Sabuk Nusantara 83, dan 48 juga memiliki trayek di Tambelan. Antara/Saud Mc Kashmir

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau seluruh penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 83 melaporkan dirinya kepada petugas kesehatan di rumah sakit (RS) maupun puskesmas terdekat untuk menjalani tes usap (swab).

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tamjungpinang, Selasa menyatakan jumlah penumpang KM Sabuk Nusantara 83 yang sandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura pada 17 Oktober 2020 sekitar 80 orang.

Petugas kesehatan sudah berupaya menelusuri orang-orang yang pernah kontak dengan 22 orang kru KM Sabuk Nusantara 83 yang tertular COVID-19. Namun petugas mengalami kesulitan lantaran identitas penumpang tidak terdata secara lengkap.

"Sudah diperiksa manifes penumpang KM Sabuk Nusantara 83, namun hanya terdapat nama, sementara alamat dan nomor ponsel tidak ada. Tentu kami tidak dapat mencarinya," kata Rustam.

Karena itu, ia berharap seluruh penumpang KM Sabuk Nusantara segera melaporkan dirinya kepada petugas medis di puskesmas maupun rumah sakit terdekat untuk segera menjalani tes usap.

"Ini untuk memutus rantai penularan COVID-19 sekaligus merawat pasien yang memiliki gejala," katanya.

Rustam mengatakan sampai sekarang belum diketahui sumber penularan COVID-19 di Klaster Sabuk Nusantara 83. Kapal itu berlayar dari Sintete, Serasan dan Tambelan, kemudian ke Tanjungpinang.

"Kami belum dapat menyimpulkan sumber penularan terhadap kru kapal tersebut," katanya.

Ia mengatakan jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang terus bertambah. Jumlah pasien COVID-19 hari ini bertambah 47 orang sehingga 450 orang, sementara pasien yang sembuh bertambah empat orang sehingga menjadi 308 orang.

Pasien yang meninggal dunia bertambah dua orang sehingga menjadi 12 orang.

"Jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang mencapai 130 orang," demikian Rustam.

Baca juga: Ratusan pasien COVID-19 di Tanjungpinang-Kepri OTG, sebut Dinkes

Baca juga: Pasien positif COVID-19 klaster KM Sabuk Nusantara 48 jadi 3 orang

Baca juga: Cegah corona, 102 penumpang KMP Sabuk Nusantara-97 tertahan di kapal


Baca juga: Banyak nakes positif COVID-19, rumah sakit di Kepri diminta waspada
Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020