Infeksi corona meningkat, Jerman ingatkan lagi agar hindari kontak

Infeksi corona meningkat, Jerman ingatkan lagi agar hindari kontak

Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) menghadiri konferensi tingkat tinggi tatap muka Uni Eropa di Brussels, Belgia, Kamis (15/10/2020). ANTARA/REUTERS/Yves Herman/Pool/hp/cfo

Frankfurt (ANTARA) - Kanselir Jerman Angela Merkel pada Sabtu mengingatkan kembali masyarakat Jerman agar membatasi kontak sosial dan mengurangi perjalanan seminimal mungkin saat infeksi COVID-19 terus meningkat.

Alih-alih mengunggah segmen baru pada siaran video mingguannya, Merkel mengatakan pesan pekan lalu bahkan lebih relevan dan mendesak.

Jika  para warga Jerman mengurangi kontak, "kita semua akan bersama-sama menangani tantangan besar yang ditimbulkan oleh virus ini," katanya melalui pernyataan.

Walaupun Jerman belum terguncang COVID-19 sekeras sebagian besar negara Eropa lainnya, infeksi harian di negara tersebut meningkat dan menyentuh angka 10.000 kasus untuk pertama kalinya pekan ini.

Jumlah keseluruhan korban yang meninggal karena COVID-19 di Jerman mencapai 10.000 orang lebih pada Sabtu.

Dalam upaya meredam lonjakan penularan virus, Jerman memperingatkan masyarakat untuk tidak bepergian ke kawasan ski di Austria, Italia, dan Swiss.

Pada Rabu (21/10) Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn menjadi politisi terkemuka paling baru yang terbukti positif COVID-19.

Sumber: Reuters

Baca juga: Jerman bergulat dengan gelombang kedua wabah COVID-19

Baca juga: Merkel minta anak muda Jerman tidak berpesta demi cegah klaster COVID

Baca juga: Jerman nyatakan daerah di 11 negara Eropa berisiko tinggi COVID-19


 

Epidemiolog sarankan pemerintah perbanyak pelacakan kontak COVID-19

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020