Kota Malang targetkan masuk zona kuning penyebaran COVID-19

Kota Malang targetkan masuk zona kuning penyebaran COVID-19

Peta sebaran COVID-19 di Jawa Timur. (ANTARA/infocovid19.jatimprov.go.id)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota Malang menargetkan kota terbesar kedua di Jawa Timur tersebut, masuk dalam zona kuning penyebaran COVID-19, atau wilayah dengan risiko rendah penyebaran virus corona.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan bahwa saat ini, Kota Malang masih berada pada zona oranye, atau zona dengan risiko sedang penyebaran COVID-19.

"Kita nyaris mendekati zona kuning. Untuk masuk ke zona kuning, skor harus 2,4 poin, saat ini Kota Malang memiliki skor 2,39 poin," kata Husnul di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Kota Malang diperkirakan mulai Desember 2020

Husnul menjelaskan beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang supaya bisa memasuki zona kuning penyebaran COVID-19 tersebut di antaranya meningkatkan tes usap COVID-19.

Selain itu, lanjut Husnul, juga dilakukan penanganan pasien yang selama ini melakukan isolasi mandiri di rumah, dipindah ke tempat-tempat karantina yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Malang.

"Dari isolasi mandiri, bergeser ke safe house sehingga bisa meningkatkan angka kesembuhan, dan mengurangi penularan," ujar Husnul.

Baca juga: Satu lagi dokter di Malang meninggal dunia karena COVID-19

Husnul menambahkan, untuk masuk dalam zona kuning penyebaran COVID-19, maka ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Indikator yang paling utama adalah, menurunkan kasus konfirmasi positif, meningkatkan angka kesembuhan, dan menurunkan angka kematian.

Husnul menjelaskan, untuk angka positif rate di Kota Malang, saat ini terbilang masih tinggi yakni di atas lima persen, sementara tingkat kematian juga tinggi, yang seharusnya berada di kisaran tiga persen.

Baca juga: ACT Malang luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku

"Angka kematian sekitar sembilan sekian persen, namun, untuk angka kesembuhan, sudah hampir 88 persen, atau sebesar 87,98 persen," kata Husnul.

Sebelumnya Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi, Kota Malang diharapkan masuk dalam zona kuning penyebaran COVID-19. Untuk menuju zona kuning tersebut, masyarakat diharapkan untuk terus patuh melaksanakan protokol kesehatan.

Baca juga: Wali Kota Magelang ingatkan tenaga kesehatan RSUD Tidar jaga imunitas

"Tingkat kesembuhan sudah 87 persen. Kita akan tingkatkan terus, target masuk zona kuning mudah-mudahan minggu depan," kata Sutiaji.

Di Kota Malang, secara keseluruhan terdapat 1.946 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 1.712 orang dinyatakan sembuh, 193 orang dilaporkan meninggal dunia, dan sisanya masih berada dalam perawatan.

Baca juga: Khofifah pesan tidak lengah protokol kesehatan meski bebas zona merah

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020