Main ke Hong Kong lewat kunjungan virtual

Main ke Hong Kong lewat kunjungan virtual

Hong Kong (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB) meluncurkan program 360 Hong Kong Moments, di mana pelancong bisa menjelajahi tempat tersebut secara virtual.

"HKTB berharap rangkaian program Hong Kong 360 Moments akan membuat Hong Kong kembali lebih hidup dan memastikan Hong Kong tetap diingat oleh banyak orang di dunia sebelum terbentuknya Air Travel Bubble," kata Dr YK Pang, ketua Dewan Pariwisata Hong Kong, dalam siaran resmi, Senin.

Saat ini Hong Kong telah membuat kesepakatan "travel bubble" melalui perjalanan udara dengan Singapura untuk menghidupkan perjalanan udara dua negara.

Dia menjelaskan, sesi pertama dari rangkaian program 360 Hong Kong Moments adalah film dengan teknologi virtual reality 360 untuk program Great Outdoors Hong Kong.

Petualangan virtual ini membawa pengguna dalam sebuah perjalanan melintasi alam bebas Hong Kong, juga cita rasa hidangan lokal yang terhubung dengan warisan budaya, hingga cakrawala memukau dari atas pegunungan dan gemericik air terjun menenangkan.

"Dari kota hingga pegunungan dan garis pantai hingga taman, rekaman yang menakjubkan ini sepenuhnya akan membawa Anda terbuai dalam ritme dan sensasi paru-paru hijau Hong Kong, yang akan membawa para penduduk global sedekat mungkin dengan Hong Kong – di mana pun mereka berada di dunia," kata dia.

Sebelumnya, Dewan pariwisata Hong Kong meluncurkan standardisasi protokol kesehatan bersama lembaga penilaian kualitas Hong Kong Quality Assurance Agency untuk menjamin keamanan turis kelak.

Protokol ini bertujuan menyediakan pedoman terpadu tentang langkah- langkah kebersihan, kesehatan dan anti epidemi untuk industri pariwisata yang dapat dipahami dengan mudah oleh pengunjung.

Baca juga: Tujuh aktivitas "aman" luar ruangan di masa adaptasi kebiasaan baru

Baca juga: Kerja dari rumah? Ganti pemandangan langit dengan laut Bermuda

Baca juga: Lima petualangan kuliner Singapura yang bisa dicoba setelah pandemi
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020