Kemarin, cegah pelajar demo hingga penyebar hoaks dicari polisi

Kemarin, cegah pelajar demo hingga penyebar hoaks dicari polisi

Aparat Polda Banten mendata puluhan pelajar yang terjaring saat akan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di halaman Mapolda Banten di Serang, Kamis (8/10/2020). Polisi mengamankan 59 pelajar asal Serang di Terminal Pakupatan saat mereka akan menumpang bus tujuan Jakarta untuk mengikuti aksi demo di Gedung DPR setelah mendapat ajakan melalui media sosial. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/aww.

Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Kota Metropolitan Jakarta terjadi pada Kamis (15/10) mulai dari permintaan Anies kepada para orang tua agar mencegah anak terlibat demo, hingga Polda Metro Jaya mencari penyebar hoaks penjarahan Thamrin City.

Berikut Redaksi Metropolitan Kantor Berita LKBN ANTARA merangkum berita kemarin yang masih relevan untuk dibaca Jumat ini. Klik selengkapnya untuk membaca lebih lanjut:

1. Banyak pelajar demo, Anies imbau orang tua turut awasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada orang tua untuk ikut mengawasi para pelajar agar tidak ikut aksi demonstrasi, bahkan terlibat kisruh dengan aparat keamanan.

"Saat ini, saya mengimbau orang tuanya untuk mereka mendidik anak-anaknya bersama di rumah dan orang tuanya membimbing mereka," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

2. Polda Metro tutup jalan menuju Istana Merdeka antisipasi demo

Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup akses jalan yang menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, sejak Kamis malam, guna mengantisipasi aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.

"Penutupan mulai pukul 23.00 WIB," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

3. Polda Metro Jaya cari pembuat hoaks penjarahan Thamrin City

Penyidik Siber Polda Metro Jaya kini tengah mencari pembuat dan penyebar hoaks penjarahan pusat perbelanjaan Thamrin City yang viral di media sosial.

"Yang coba-coba membuat ini akan kita lakukan patroli siber, kita temukan, kita proses, karena ini meresahkan masyarakat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Kamis.

Selengkapnya di sini
Massa aksi penolak UU Cipta Kerja terlibat bentrok dengan polisi di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Selasa (13/10/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

4. Dituntut enam bulan penjara, Vanessa Angel tak mau pisah dengan anak

Terdakwa kasus kepemilikan psikotropika Vanessa Angel mengaku tak mau terpisah dengan anaknya yang masih bayi meski menghadapi tuntutan hukuman enam bulan penjara.

“Saya cuma bisa berdoa, semoga aku dan anak aku tidak dipisahkan. Bagaimanapun aku seorang ibu,” ujar Vanessa setelah agenda sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis.

Selengkapnya di sini

5. Polisi amankan 11 orang terkait ambulans kabur di Menteng

Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan 11 orang orang terkait ambulans yang kabur saat akan diperiksa polisi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saat berlangsungnya ricuh unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja pada Selasa, (13/10).

"Jadi memang empat orang yang kami amankan, sebenarnya total ada 11 dari dua ambulan kejadian di Menteng sekitar pukul 18.00 WIB," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Kamis.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020