Mobil mantan anggota DPR RI dirusak di kawasan Puncak-Cipanas

Mobil mantan anggota DPR RI dirusak di kawasan Puncak-Cipanas

Mobil Toyota Alfard bernopol D 99 ODE milik mantan anggota DPR RI a Ode Nur Zainab di serang dan dirusak sekelompok pria di pusat perbelanjaan di Jalan Raya Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/10) (Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Polres Cianjur, Jawa Barat, masih menyelidiki kasus penyerangan dan perusakan mobil milik mantan anggota DPR RI Wa Ode Nur Zainab di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Puncak-Cipanas, Senin.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari mantan anggota dewan tersebut terkait penyerangan dan perusakan mobil Toyota Alfard berwarna putih bernopol D 99 ODE saat terparkir di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Puncak-Cipanas.

"Saat ini kami sedang menyelidiki kasus tersebut, kondisi mobil rusak di bagian kaca depan dan kami sudah menyebar petugas untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Anton.

Baca juga: 14 orang diamankan imbas perusakan mobil dinas Polri di Pejompongan

Sementara Wa Ode saat ditemui usai membuat laporan di Mapolres Cianjur, mengatakan tidak menyangka akan mendapatkan penyerangan dari sekelompok orang pria yang membawa senjata tajam karena tidak merasa pernah punya musuh di manapun, termasuk di Cianjur.

Namun sekelompok orang tersebut, dengan membabi buta langsung memecahkan kaca samping tempat dia duduk dengan menggunakan golok. Bahkan seorang di antaranya melemparkan golok ke dalam mobil karena tidak mendapati dirinya di dalam mobil karena sedang berada di dalam pusat perbelanjaan.

"Saya syok karena sempat melihat mereka merusak kaca mobil dan melempar golok ke dalam mobil. Saya tidak tahu apa maksud mereka karena selama ini saya tidak pernah punya musuh atau bermasalah dengan siapapun apalagi di Cianjur," katanya.

Baca juga: Polda Jabar selidiki perusakan mobil polisi aksi rusuh di Bandung

Politisi perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) itu, berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang usah merusak dan melemparkan golok ke dalam mobil langsung melarikan diri."Mereka terkesan berniat menghabisi saya dengan menghantamkan golok dan melempar golok ke dalam mobil," katanya.

Ia melihat ada unsur lain dalam kasus tersebut, sehingga pihak kepolisian diminta segera mengungkap otak pelaku dan menangkap pelaku yang melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap dirinya.

"Saya minta segera diungkap karena saya merasa terancam dengan upaya yang dilakukan sekelompok orang tersebut," katanya.

Baca juga: Polisi selidiki kasus perusakan pecah kaca sejumlah mobil di Gamping
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020