Jubir Gerindra ungkap kondisi Menteri Edhy Prabowo yang terpapar COVID

Jubir Gerindra ungkap kondisi Menteri Edhy Prabowo yang terpapar COVID

Ilustrasi: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kanan) didampingi gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kiri) mendengarkan keluhan dari nelayan seputar kendala yang dihadapi saat melaut untuk menangkap ikan di desa Oli'o, Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT Sabtu (29/08/2020). .ANTARA FOTO/Kornelis Kaha. (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Khusus Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan bahwa salah satu kader partainya yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dirawat di RSPAD Gatot Subroto, tetapi hasil swab sudah negatif COVID-19.

"Alhamdulillah hasil swab sudah negatif," kata Sufmi Dasco Ahmad dalam rilis kepada wartawan di Jakarta, Rabu malam.

Dalam rilis yang berbentuk rekaman suara tersebut, Dasco membenarkan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terkena COVID-19.

Baca juga: Menteri Edhy positif, 10 pejabat di NTT lakukan uji usap

Dasco mengungkapkan awalnya Edhy Prabowo ditangani di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.

Kemudian, lanjutnya, Edhy dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto untuk dirawat intensif, keadaannya baik-baik saja.

"Memang sempat dimasukkan ke ICU dengan tujuan perawatan lebih baik," katanya.

Saat dipindahkan tersebut, menurut Dasco, Menteri Edhy Prabowo dalam keadaan sadar.

Baca juga: Wartawan Kabupaten Kupang uji swab usai Menteri Edhy positif COVID-19

Dasco juga menuturkan dirinya telah berkomunikasi dengan Edhy Prabowo dan disebut bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan itu sudah merasa dalam kondisi sehat.

Rilis atau keterangan pers yang dikeluarkan pihaknya, ujar Dasco, dilakukan dalam rangka menghindari pemberitaan yang simpang siur di media massa.

Sebelumnya Menteri Edhy Prabowo diketahui melakukan kunjungan ke sejumlah provinsi seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Menteri Edhy diduga positif COVID, DPR-KKP dijadwalkan rapat hari ini
Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020