Ada lonjakan 197 kasus, positif COVID-19 di Kaltim capai 4.120 orang

Ada lonjakan 197 kasus, positif COVID-19 di Kaltim capai 4.120 orang

Juru bicara Satgas COVID-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak. (FOTO ANTARA/Arumanto)

Samarinda (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kalimantan Timur menyatakan ada lonjakan kasus positif baru di provinsi itu, yakni  tambahan sebanyak 197 orang  terkonfirmasi positif pada Minggu (30/8) 2020 sehingga jumlah totalnya meningkat menjadi 4.120 kasus.

"Dengan tambahan 197 kasus baru itu, maka jumlah total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah Kaltim hingga saat ini sudah mencapai 4.120 kasus," kata juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Minggu malam, melalui penjelasan virtual.

Ia menjelaskan tambahan kasus positif itu masih didominasi Kota Balikpapan dengan jumlah 75 kasus, disusul Kutai Kartanegara dengan 50 kasus, Samarinda, 45 kasus, Berau tujuh kasus, Kutai Barat satu kasus, Kutai Timur tiga  kasus, Paser delapan kasus,Penajam Paser Utara dua kasus, dan dan Bontang enam kasus. 

Sedangkan tambahan kasus suspek sebanyak 449 kasus dan menjadikan total kasus suspek menjadi 19.035 kasus.

Sementara untuk kasus meninggal, kata dia, juga terjadi penambahan sebanyak lima kasus dengan rincian tiga kasus terjadi di Kota Balikpapan yakni pasien dengan kode BPN1690, 1699 dan BPN1725.

Tambahan dua pasien meninggal lainnya di Kota Samarinda yakni pasien dengan kode SMD861 dan SMD862.

Untuk kasus kesembuhan, katanya, juga terjadi penambahan sebanyak 18 kasus yang tersebar di Berau dua kasus, satu kasus di Kutai Barat dan Paser, tiga kasus di Kutai Timur, dan 11 kasus di Samarinda.

Ia mengatakan dari akumulasi kasus positif COVID-19 berjumlah 4.120 kasus, sebanyak 2.318 kasus dinyatakan sembuh, 1.642 kasus masih menjalani perawatan medis dan 160 kasus dinyatakan meninggal dunia.

“Masyarakat harus semakin waspada, karena tingkat penularan virus corona ini masih sangat tinggi, tetap patuhi protokol kesehatan, dan selalu jaga kondisi kesehatan untuk mencegah penularan virus corona yang mematikan ini ," demikian Andi Muhammad Ishak.

Baca juga: Tekan pandemi COVID-19, Kaltim terapkan konsep 3T

Baca juga: Ada tambahan 86 kasus, positif COVID-19 di Kaltim jadi 2.369 orang

Baca juga: Dukung "Gebrak Masker, PKK Kaltim siapkan 70 ribu masker

Pewarta : Arumanto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020